JUMAT , 19 JANUARI 2018

Harga Pertamax Naik Lagi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 03 September 2012 10:31
Harga Pertamax Naik Lagi

Suasana di SPBU yang terletak di Jalan Pettarani Makassar, Minggu (2/9). PT Pertamina (Persero) menetapkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan jadi Rp 11.150 per liter sejak kemarin.

Suasana di SPBU yang terletak di Jalan Pettarani Makassar, Minggu (2/9). PT Pertamina (Persero) menetapkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan jadi Rp 11.150 per liter sejak kemarin.

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR -PT Pertamina (Persero) menetapkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan Rp 900 per liter. Harga Pertamax naik seiring dengan kenaikan harga Indonesian Crude Price (ICP) Agustus lalu.

Pantauan Harian Rakyat Sulsel harga Pertamax naik dari Rp 10.350  per liter menjadi Rp 11.150 per liter. Kenaikan ini terhitung mulai Sabtu dini hari (1/9).

“Kami sudah menaikan harga Pertamax dari Rp 10.350 per liter menjadi Rp 11.150  per liter. Hal ini kami lakukan sesuai dengan instruksi dari Pertamina yang keluar sejak pukul 00.00 Wita. Kenaikannya mencapai Rp 900 rupiah. Saya tidak tahu apa alasan Pertamina menaikan harga Pertamax, sebagai pengelola SPBU, mau tidak mau kami harus mengikuti aturan tersebut,” ujar Satria, Pegawai SPBU Toddopuli, Makassar, Minggu(2/9).

Satria menambahkan, sebelum adanya kenaikan pihaknya dapat menjual Pertamax mencapai 86,4 liter per hari dengan total pendapatan sekira Rp 1.500.000. Pendapatan ini merupakan akumulasi dari tiga kali pergantian tugas.

Ia memproyeksikan akan banyak mobil mewah yang memakai kembali premium akibat perbedaaan harga yang semakin jauh ini. Akibat kenaikan harga pertamax ini, diperkirakan ada kelompok pengguna Pertamax yang akan beralih kembali membeli premium karena harga Pertamax terus merangkak naik.

“Yang ada kenaikan harga Pertamax pasti ada disparitas harga dengan premium menjadi tambah besar perbedaannya. Mungkin ada sekelompok pemakai Pertamax yang pindah ke premium karena harga Pertamax yang tambah naik,” ungkap Satria.

Satria menambahkan, sebelum ada kenaikan harga Pertamax masih ada saja mobil mewah yang membeli premium.

“Yang beli premium kadang ada beberapa mobil mewahnya. Mercy juga ada,” kata karyawan SPBU itu kepada Harian Rakyat Sulsel.

Sementara, harga Pertamax di SPBU bersaing tercatat harga BBM non subsidi jenis pertamax plus 95, dibandrol Rp 11.150 per liter yang sebelumnya dijual Rp 10.350 per liter. Sedangkan untuk Pertamax 92 dijual dengan harga Rp 9.700 per liter dari sebelumnya sebesar Rp 10.500 per liter.

Seperti diketahui, harga Pertamax mengacu pada harga ICP yang ditetapkan berdasarkan dua assessment, yaitu RIM sebesar 50 persen dan PLATTS sebesar 50 persen.

Pemerintah mengemukakan, harga rata-rata minyak mentah Indonesia selama Juli 2012 berdasarkan perhitungan ICP mencapai USD102,88 per barel atau naik USD3,80 dari Juni sebesar USD99,08 per barel.

Beberapa hal yang menyebabkan kenaikan ini, antara lain upaya parlemen Iran untuk memblokir Selat Hormuz dan pernyataan sikap AS dan Inggris yang tidak akan menolerir upaya Iran menutup Selat Hormuz sehingga militer AS menambah jumlah kapal induk di kawasan Timur Tengah. (RS10/dul/D)


Tag
div>