SENIN , 22 JANUARI 2018

Harga Sembako Naik di Lutra, Kata Wabup Itu Masih Stabil

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 21 Januari 2015 18:51

LUWU UTARA,RAKYATSULSEL.COM – Wakil Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriyani bersama dengan Dinas Koperindag Lutra melakukan sidak harga sembako di pasar Sentral Masamba, Rabu (21/1). Sidak dilakukan untuk melihat sejauh mana harga sembako pasca turunnya harga BBM

Adanya sejumlah barang atau sembako yang naik ini bukan karena kenaikan harga BBM tetapi ada juga dari pengaruh lainnya seperti terbatasnya jumlah barang. “Sampai hari ini, pasokan sembako tidak ada masalah dan harga sembako relatif normal atau stabil” kata Indah.

Yansen Tempo, Kepala Koperindag mengatakan, sesuai dengan hasil sidak hari ini, harga sembako di pasaran khususnya di pasar sentral masamba relatif masih normal dimana ada barang yang harganya turun, ada yang tetap dan ada juga yang naik tapi hanya beberapa jenis barang saja.

Untuk beras mandi kepala dari Rp 8.900 naik menjadi Rp 9000 per kilogram, gula pasir dari Rp10.000 naik menjadi Rp11.000 per Kg, minyak goreng curah dari Rp 11.000 naik menjadi Rp12.000 per botol, bawang putih dari Rp16.000 naik menjadi Rp.18.000 per Kg, kacang tanah dari Rp22.000 naik menjadi Rp23.000 per Kg, wortel dari Rp13.000 naik menjadi Rp14.000 per Kg, dan

Sementara jenis sembako yang mengalami penurunan harga yaitu, ketan putih impor, ketan hitam impor, telur ayam ras,telur itik, cabe merah keriting, cabe merah biasa, cabe rawit, kacang kedelai impor,dan kacang hijau.

Selain itu untuk sembako yang harganya masih tetap yaitu ketan putih lokal, ketan hitam lokal, bimoli botol 1 liter, terigu kompas, daging sapi murni, ayam kampung, bawang merah, susu kental manis enak, kacang kedelai lokal, dan tomat.

Adanya beberapa sembako yang mengalami kenaikan di Karena kan kurangnya bahan dan kenaikan ini tidak ada pengaruh dari kenaikan harga bbm

Terkait dengan Banyaknya beras impor yang di penjual belikan, Banyak beras impor yang masuk dan kita belum ketahui dari mana para pedagang mendapatkannya. Oleh karena itu, Harusnya dari provinsi yang mengintervensi agar bisa mencegah masuknya beras impor, sementara hal ini baru kita ketahui setelah melakukan sidak hari ini.


Tag
  • sembako naik
  •  
    div>