RABU , 19 DESEMBER 2018

Hari Bemakna Bagi TNI AD

Reporter:

doelbeckz

Editor:

Jumat , 16 Desember 2016 11:59
Hari Bemakna Bagi TNI AD

Sejumlah Prajurit TNI AD mengikuti upacara peringatan Hari Juang Kartika 2016 di Lapangan Upacara Markas Komando Daerah Militer (Makodam) VII Wirabuana, Makassar, Kamis (15/12). foto: muhaimin/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan Prajurit TNI AD merayakan Hari Juang Kartika 2016 di depan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) VII Wirabuana, Kamis (15/12).

Hari Juang Kartika TNI AD ini, untuk mengenang pertempuran Ambarawa yang sebelumnya bernama hari Infanteri. Hari tersebut merupakan hari khusus bagi TNI AD sebagai wujud untuk merawat perjuangan TNI AD bersama rakyat.

Dalam perayaan hari itu, sejumlah ratusan prajurit TNI AD dan sejumlah pejabat tinggi turut hadiri Iqbal Suhaeb mewakili Gubernur Sulsel, Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan YL, Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Agus Budiman Manalu, dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan.

Bukan hanya itu, adapun turut hadir di perayaan tersebut, yakni Komandan Lantamal Laksmana Pertama TNI Yusup, Dir Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol Isnaeni Ujiarto, Kapolrestabes Makassar, dan Kombes Pol Rusdi Hartono. Dalam perayaan itu dipimpin langsung Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti.

Agus mengatakan, TNI senantiasa bersama rakyat dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tanpa kebersamaan dengan rakyat TNI tidak akan kuat sampai saat ini

“TNI itu timbul tenggelam bersama masyarakat. Tanpa bersama rakyat TNI tidak ada apa apanya. Dan TNI AD mengorbankan jiwa dan raganya, harta bendanya, semuanya demi kepentingan rakyat bangsa dan Negara,” tegasnya.

Penjabaran Hari Juang Kartika di wilayah, kata Pangdam Agus, adalah memperkuat ketahanan wilayah. Sistem pertahanan TNI bermuara pada pertahanan rakyat semesta, bukan hanya pertahanan TNI semata.

Untuk mewujudkan pertahanan rakyat semesta, kekuatan masyarakat dimulai dari desa. Kemudian kekuatan diperkuat sampai provinsi dan nasional kalau bicara NKRI. (***)


div>