SELASA , 24 JULI 2018

Hari Ini, Aswas Periksa Tiga Pejabat Kejari Sinjai

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 23 Januari 2017 11:15
Hari Ini, Aswas Periksa Tiga Pejabat Kejari Sinjai

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Heri Jerman, telah melakukan pemeriksaan sejumlah penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Pemeriksaan ini terkait adanya laporan dugaan suap pejabat Pemkab Sinjai kepada oknum Jaksa Kejari Sinjai sebesar Rp200 juta. “Kita sudah memeriksa Kasi Pidsus (Edi Wansen),” kata Heri diberitakan Rakyat Sulsel, Senin (23/1).

Selain dari institusi Adyaksa, pihaknya juga telah memanggil sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sinjai untuk mengklarifikasi dugaan suap tersebut.
“Kita juga sudah melakukan pemanggilan terhadap tiga orang dari Pemkab Sinjai. Kadis Sosial (Muhlis Isma), Kepala Bagian Hukum dan satunya saya lupa, yang jelas ada tiga. Surat panggilannya sudah kami kirim, kalau tidak keliru, Senin (hari ini) kami akan mintai keterangan,” ujarnya.

Heri mengaku, memanggil ketiganya untuk mencari tahu apakah betul terjadi suap.

“Kita panggil mereka untuk memperjelas. Namanya suap harus kita cari tahu kebenaran materilnya, siapa yang memberi dan siapa yang menerima,” ucapnya.

Sementara, Kepala Kejati Sulselbar, Hidayatullah, mengatakan, setiap aduan masyarakat harus ditindak lanjuti kebenarannya.

[NEXT-RASUL]

“Setiap aduan masyarakat yang masuk, kita pasti respon, dan saat ini sudah ditindak lanjuti. Jangan sampai laporan itu hanya fitnah atau bentuk perlawanan dari pihak-pihak tertentu kerena Kejari Sinjai sedang menangani beberapa kasus yang melibatkan Sekda Sinjai,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dugaan suap ini dilaporkan dari salah satu lembaga anti korupsi di Sinjai. Lembaga itu menuding oknum jaksa melakukan pertemuan di rumah jabatan Bupati Sinjai yang diduga dihadiri Kabag Hukum Sinjai dan menerima suap Rp200 juta agar Bupati Sinjai, Sabirin Yahya tidak terlibat dalam kasus yang menyeret Sekda Sinjai.

Kejari Sinjai memang telah menetapkan Sekda Sinjai A Tayyeb Mappaserre, sebagai tersangka pada kasus korupsi pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). (***)


div>