RABU , 19 DESEMBER 2018

Hari Ini Jadwal Seleksi Penerimaan CPNS Sulsel di Umumkan, Ini Formasinya

Reporter:

Iskanto

Editor:

Rabu , 19 September 2018 08:15
Hari Ini Jadwal Seleksi Penerimaan CPNS Sulsel di Umumkan, Ini Formasinya

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM –  Pengumuman jadwal seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah diumumkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel per hari ini, Rabu (19/9).

Hal ini diakui oleh kepala BKD Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo. Menurtnya kepastian itu ditetapkan lantaran mengikuti instruksi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenpanRB), kemudian selanjutnya ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun masih tentatif tergantung keputusan akhir.

“Jadi hari ini mulai diumumkan penerimaan CPNS. Jadi sambil menunggu jadwal dari BKN kapan pendaftaran resminya. Karena ini masih tentatif ini maka kita akan umumkan formasi dulu besok,” ujarnya.

Ashari juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengusulkan akan adanya perubahan formasi ke pusat, hanya saja ada beberapa pencocokan nomenklatur yang harus diselesaikan untuk penetapan jabatan dan posisi setiap formasi tersebut.

“Tidak ada perubahan formasi, saya bingung ada yang bilang akan ubah formasi? Itu tidak lah. Yang kita susun sekarang itu adalah nomenklatur jabatan atau posisi yang akan dibuka,” ungkapnya.

“Kita sementara mencocokkan nama jabatan dengan nomenklatur jangan sampai ada yang salah. Kami sekarang ini terus berkoordinasi dengan BKN dan Kemenpan RI ini,” lanjut Ashari.

Terpisah, Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Tautoto Tana Ranggina memastikan bahwa dari 401 total formasi di Pemprov, sudah termasuk jumlah formasi khusus yang disarankan oleh BKN, yakni disabilitas dan cumlaude.

“Tetap fromasi 401 itu Sudah masuk disabilitas dan cumlaude,” katanya.

Sementara usaha untuk memperjuangkan kuota serta syarat untuk pegawai honorer K2 pupus sudah. Tautoto hanya bisa pasrah dan menyerahkan penilaiannya kepada masyarakat.

“Kita sudah berusaha menyampaikan ke pusat itu, kita bahkan paparkan secara realita bahwa masih banyak yang sudah lewat usianya. Tapi Kemenpan tidak merubah tetap standar 35 tahun, lebih dari itu tidak bisa lagi, padahal seperti di Pemprov kondisinya ada yang sudah 15 tahun kerja,” paparnya.

Hanya saja bagi Honorer K2 diatas 35 tahun masih mendapatkan kebijakan pusat, merek diberikan kesempatan ikut seleksi P3K (Pegawai Pemeliharaan dengan Perjanjian Kerja).

“Mereka akan dibukakan P3K sampai saat ini belum ada disampaikan BKD teknisnya. Tapi tetap kita menuju ke sana,” tutupnya.

Dari data yang beredar yakni sebanyak 401 formasi kuota CPNS pemprov Sulsel akan diterima. Terdiri dari 184 tenaga guru SMA/SMK, 129 Tenaga Kesehatan dan 87 tenaga teknis.(aln)

Berikut rinciannya :

Formasi Umum

A. Tenaga Guru

1. S1 Geografi (5 Kuota)  ditempatkan di SMA 10 Luwu Timur, SMA 11 Luwu Utara, SMA 15 Luwu Utara, SMA 9 Toraja Utara, SMA 11 Toraja Utara.

2. S1 Pendidikan bahasa Jepang (5 Kuota) ditempatkan di SMA 4 Bantaeng, SMA 9 Bulukumba, SMA 7 Luwu, SMA 2 Luwu Utara, SMA 2 Soppeng.

3. S1 Pendidikan Bahasa Arab (5 Kuota) ditempatkan di SMA 5 Jeneponto, SMA 4 Lutra, SMA 3 Pangkep, SMA 2 Soppeng, SMA 6 Wajo.

4. S1 Pendidikan Jaskes (6 kuota) ditetapkan di SMA 22 Bone, SMA 5 Enrekang, SMA 10 Sinjai, SMA 1 Soppeng, SMA 1 Palopo, SMA 15 Bulukumba.

5. S1 Pendidikan Antropologi (6 Kuota), ditempatkan di SMA 4 Bantaeng, SMA 5 Barru, SMA 15 Bone, SMA 6 Bulukumba, SMA 9 Gowa, SMA 3 Lutra.

6. S1 Pendidikan Sejarah ( 5 kuota), ditempatkan di SMA 19 Luwu, SMA 5 Luwu Utara, SMA 5 Luwu Timur, SMA 8 Soppeng, SMA 13 Tana Toraja.

7. S1 Pendidikan Sosiologi (6 kuota), ditemukan di 25 Bone, 14 Bulukumba, 5 Enrekang, 10 Jeneponto, 7 Sidrap, 4 Parepare.

8. S1 Pendidikan Matematika (10 kuota) ditempatkan di SMA 6 Bantaeng, SMA 4 Barru, SMA 29 Bone, SMA 19 Bulukumba, SMA 12 Enrekang, SMA 13 Gowa, SMA 14 Jeneponto, SMA 19 Luwu, SMA 12 Lutim, SMA 15 Lutra.

9. S1 Teknologi Informasi dan Komunikasi (17 kuota). Ditempatkan di SMA 4 Bantaeng, SMA 5 Barru, SM 8 Bone, SMA 13 Bone, SMA 13 Bulukumba, SMA 3 Enrekang, SMA 5 Jeneponto, SMA 10 Luwu, SMA 6 Lutim, SMA 7 Lutra, SMA 5 Lutra, SMA 9 Pangkep, SMA 4 Pinrang, SMA 5 Sinjai, SMA 4 Soppeng, SMA 5 Tana Toraja, SMA 2 Palopo.

10. S1 Pendidikan Bahasa Indonesia (7 kuota), SMA 21 Gowa, SMA 15 Luwu, SMA 12 takalar, SMA 12 Tana Toraja, SMA 12 Torut, SMA 6 Wajo, SMA 10 Pinrang.

11. S1 Pendidikan PPKN (7 kuota) ditempatkan di SMA 1 Bantaeng, SMA 20 Bone, SMA 11 Bulukumba, SMA 3 Enrekang, SMA 7 Jeneponto, SMA 7 Luwu, SMA 5 Takalar.

12. S1 Pendidikan Agama Islam (28 kuota) ditempatkan di SMA 2 Bantaeng, SMA 4 Barru, SMA 5 Bone, SMA 11 Bone, SMA 12, Bone, SMA 13 Bone, SMA 18 Bone, SMA 22 Bone, SMA 2 Bulukumba, SMA 9 Bulukumba, SMA 11 Bulukumba, SMA 5 Enrekang, SMA 2 Gowa, SMA 20 Gowa, SMA 22 Gowa, SMA 5 Gowa, SMA 10 Gowa, SMA 14 Gowa, SMA 8 Jeneponto, SMA 5 Luwu, SMA 2 Lutra, SMA 8 lutim, SMA 11 lutim, SMA 12 lutim, SMA 3 Torut, SMA 7 Wajo, SMA 12 Makassar, SMA 2 Parepare.

13. S1 Pendidikan Agama Kristen (1 kuota) ditempatkan di SMA 13 Tana Toraja.

14. S1 Pendidikan Agama Katolik (1 kuota) ditempatkan di SMA 12 Tana Toraja.

15. S1 Pendidikan Seni Budaya (10 kuota) ditempatkan di SMA 4 Bantaeng, SMA 5 Enrekang, SMA 13 Gowa, SMA 3 Jeneponto, SMA 4 lutim, SMA 7 Lutra, SMA 10 Pangkep, SMA 7 Sidrap, SMA 12 Sinjai, SMA 1 Palopo.

16. S1 Pendidikan Seni (15 Kuota), ditempatkan di SMA 4 Bantaeng, SMA  3 Barru, SMA 9 Bone, SMA 11 Bulukumba, SMA 4 Gowa, SMA 4 Jeneponto, SMA 12 Luwu, SMA 7 Lutim, SMA 10 Pangkep, SMA 6 Sidrap, SMA 9 Sinjai, SMA 5 takalar, SMA 4 Torut, SMA 5 Palopo, SMA 3 Parepare.

17. S1 Pendidikan Bimbingan Konseling (80 kuota) ditempatkan di SMA 10 Takalar, SMA 11 Lutra, SMA 11 Pangkep (2 guru), SMA 11 Sidrap, SMA 13 Sinjai (2 guru), SMA 13 Toraja Utara, SMA 15 Lutra, SMA 18 Lutra, SMA 2 Palopo (2 guru), SMA 3 lutim (2 guru), SMA 3 Lutra (2 guru), SMA 3 Palopo (2 guru), SMA 3 Sidrap (2 guru), SMA 3 Takalar (2 guru), SMA 3 Toraja Utara (2 guru), SMA 4 Parepare (2 guru).

B. Tenaga Kesehatan

1. Dokter Umum (1 kuota) ditempatkan di Rumah Sakit Haji Makassar

2. Dokter Spesialis Anak (4 kuota) ditempatkan di RS Haji Makassar (2 dokter), RS Ibu dan Anak Pertiwi (2 Dokter).

3. Dokter spesialis anastesi (2 kuota) ditempatkan di RS Haji Makassar dan RS Labuang Baji.

4. Dokter Spesialis Urologi (1 kuota) ditempatkan di RS Labuang Baji.

5. Dst.

22. S1 kesehatan masyarakat (4 kuota) ditempatkan di RS Ibu dan Anak Pertiwi.

23. S1 Epdemiologi (2 koluota) RS Khusus Daerah

24. S1 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (10 kuota) ditempatkan di RS Khusus Daerah(dua orang), RS Labuang Baji (3 orang), RS St. Fatimah, RS Sayang Rakyat (3 orang), RSIA Pertiwi.

25. D-III Analis Kesehatan (15 kuota), ditempatkan di RS Khusus Daerah.

26. D-III Radiogafer (4 kuota) ditempatkan di RS Khusus Daerah.

27. D-III Fisioterapi (5 kuota) RSKD

28. D-III Farmasi (5 kuota) RSKD

29. D-III Kesehatan Lingkungan (4 kuota) RSKD

C. Tenaga Teknis

1. S1 Hukum (4 kuota) ditempatkan di Biro Humas dan Protokol

2. S1 Ilmu Komunikasi (11 kuota) ditempatkan di Biro Humas dan Protokol

3. S1 Manajemen Keuangan (4 kuota) ditempatkan di Badan Pendapatan Daerah (1 orang), Biro Umum dan Perlengkapan (3 orang).


div>