SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Hari Jadi Kota Makassar Bakal Ikuti Gaya HUT Sulsel

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 05 November 2018 08:20
Hari Jadi Kota Makassar Bakal Ikuti Gaya HUT Sulsel

ARMANSYAH/RAKYATSULSEL PIMPIN RAPAT. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto saat memimpin rapat dengan SKPD di Jalan Amirullah, beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kota Makassar genap berusia 411 tahun tepat 9 November 2018 mendatang. Namun, berbeda dari sebelumnya, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kota Makassar dipastikan tak meriah dan akan dilangsungkan secara sederhana.

Perayaan HUT itu mengikuti gaya peringatan HUT Sulsel yang digelar beberapa waktu lalu tanpa euforia.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) tengah bersiap memperingati HUT Kota Makassar yang ke 411 tahun, Jumat (9/11) pekan ini. Ada beberapa rangkaian acara yang akan digelar namun konsepnya lebih sederhana.

“Acaranya itu simple (sederhana). Tidak ada acara pagi langsung malam (resepsi), kemudian akan dilanjutkan salat subuh berjamaah besoknya,” ucap Moh Ramdhan Pomanto, Minggu (4/11).

Kata Danny, kegiatan HUT Kota ini akan berlangsung di Karebosi dimana pidato yang akan disampaikan bertema Now, New and Next. Tema ini akan menjelaskan capaian Kota Makassar saat ini, kemudian hal-hal yang baru (inovasi) dan kebutuhan seperti apa yang akan dilakukan Makassar selanjutnya.

“Tentu kita akan tampilkan ke masyarakat sebagai bentuk pertanggung jawaban kita. Kan kadang-kadang orang tidak ingat ternyata banyak hal baru jadi judulnya Now, New and Next,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia HUT Kota Makassar, Naisyah T Azikin mengatakan panitia pelaksana yang terdiri dari unsur Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) saat ini mempersiapkan berbagai hal terkait peringatan HUT Kota yang ke 411.

“Kita sudah rapat tiga kali untuk peringati HUT Kota. Puncaknya nanti hanya di fokuskan malam hari dengan melibatkan seluruh masyarakat di Makassar,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar ini menjelaskan, konsep peringatan HUT kota akan dilakukan di dua tempat, yakni di Anjungan dan Karebosi. Untuk di Anjungan, seluruh SKPD menggelar jamuan makan malam dan sesi foto bersama. Sementara di Karebosi, semua Lurah, LPM, RT/RW dan masyarakat akan berkumpul.

“Konsepnya, pada malam hari itu ramah tamah dengan masyarakat dengan kegiatan pemberian penghargaan tokoh masyarakat, mantan Wali Kota. Kemudian pidato Wali Kota tentang capaian Makassar,” jelasnya.

Kata Naisya, ada beberapa rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan meski tidak meriah. Pasalnya, peringatan HUT Kota Makassar tahun ini lebih kepada Doa dan Dzikir.

“Rangkaiannya, pertandingam olahraga dan seni, dilanjutkan resepsi dan puncaknya yang lebih fokus Dzikir dan Doa,” katanya.

Terpisah, Sekertaris Panitia HUT Kota, Zainal Ibrahim tidak menampik, peringatan HUT Kota Makassar meniru gaya kepemimpinan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA). Dimana, NA memperingati HUT Provinsi dengan cara sederhana di Gedung DPRD Provinsi Sulsel. “Saya kira begitu, kita ikut dengan gaya Pak NA. Jadi kita mengikutilah seperti beliau,” ujarnya.

Meski sederhana, lanjut Kepala Inspektorat Makassar, ada ciri Kota Makassar di peringatan HUT nantinya. Pasalnya, Pemkot sudah melakukan kegiatan besar di Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) Oktober kemarin.

“Ini akan dibagi dua, makan malam dulu di Anjungan jam 5 tapi itu untuk Forkopimda. Kemudian, bergeser ke Karebosi yang kita undang semua masyarakat, estimasinya ada sekira 11 ribu orang,” katanya.

“Kenapa begitu, agar semua masyarakat terlibat tapi Pak Wali maunya teratur jadi ada sistem bloking parkir di Ahmad Yani dan Kartini,” tambahnya.

Kata Zainal, semua undangan meliputi LPM, RT/RW dan masyarakat harus sudah ada di Karebosi pukul 19.45. Untuk mengefisienkan waktu, undangan akan diberikan konsumsinya saat masuk ke wilayah resepsi HUT Kota, sehingga sebelum acara dimulai tamu undangan sudah siap.

“Kita akan atur bagaimana konsepnya, kita atur per kecamatan supaya lebih teratur. Konsep seperti ini sudah kita lakukan di hari Harkopnas kemarin,” ucapnya.

Lanjut Zainal, kegiatan resepsi nanti akan ada acara seremonial pemberian penghargaan untuk warga kota. Karena waktu terbatas, penghargaan hanya diberikan hanya untuk sepuluh orang.

“Pak Wali akan memberikan penghargaan kepada warga kota Makassar yang punya prestasi kepada kota. Itu diwanti-wanti supaya sebagai warga kota bisa berprestasi untuk Makassar,” jelasnya.

Diketahui, peringatan HUT Kota Makassar 410 sebelumnya dengan tema penghormatan pada sejarah, ada berbagai kegiatan yang dinilai meriah. Yakni sunatan massal, nikah massal, jalan sehat yang diikuti lebih dari 300 ribu peserta, ziara ke Makam raja Tallo dan puncaknya resepsi yang dihadiri oleh tokoh adat dan seluruh masyarakat. (*)


div>