SELASA , 17 JULI 2018

Hari Pancasila, Ketua MPC PP Parepare : Pancasila Jangan Dijadikan Sebagai Jimat

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 01 Juni 2017 19:03
Hari Pancasila, Ketua MPC PP Parepare : Pancasila Jangan Dijadikan Sebagai Jimat

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Parepare, bekerjasama dengan Satuan Pelajar Mahasiswa (Sapma) PP Parepare, menggelar aksi sosial dengan berbagi hidangan buka puasa, kepada masyarakat, Kamis (01/06/2017).

Ketua MPC PP Parepare, Fadly Agus Mante, mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan agenda amaliyah Ramadhan, dan dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 1945.

“PP tidak menginginkan upacara peringatan, sebagai sesuatu yang sifatnya formal. Namun, lebih kepada upaya agar menjadikan generasi muda untuk menghayati, mengamalkan, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Dia menjelaskan, generasi muda diera sekarang, diharapkan senantiasa mampu bertitik tolak, dan bangga memiliki falsafah hidup ideologi negara seperti Pancasila. Karena, kata dia, Pancasila mampu menghimpun semua golongan dan latar belakang.

“Pancasila jangan dijadikan sebagai jimat, yang hanya digunakan pada saat dan waktu-waktu tertentu saja. Semoga di Parepare, tidak demikian,” ungkapnya.

[NEXT-RASUL]

Dia mengemukakan, begitupun untuk kelompok mayoritas lainnya, tidak mutlak juga sebagai pemilik Pancasila. Sebab, katanya, pemilik sah Pancasila adalah Warga Negara Indonesia (WNI), yang mengedepankan asas kebersamaan, kemajemukan, maupun menghormati dan menghargai perbedaan.

“Kami sangat bersyukur, karena kegiatan tersebut sangat didukung oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Parepare,” ujarnya.

Sementara, Ketua Sapma PP Parepare, Alamsyah, menerangkan, generasi penerus bangsa sekarang ini, utamanya pelajar dan mahasiswa, telah dimasuki banyak paham-paham yang menimbulkan benturan-benturan. Sehingga, jelas dia, membuat mereka tidak bisa membedakan, antara ideologi bangsa Indonesia, dan ideologi bangsa lain.

“Diharapkan kepada jajaran pelajar dan mahasiswa, untuk lebih mendalam sila-sila, ilmu, dan falsafah Pancasila, dan bukan sekadar membaca saja, namun perlu dipelajari dan diamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” pungkasnya. (luk)


Tag
div>