RABU , 14 NOVEMBER 2018

Hari Pertama Ngantor Pasca Dilantik, Taufan Pawe Blak-blakan

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 01 November 2018 21:28
Hari Pertama Ngantor Pasca Dilantik, Taufan Pawe Blak-blakan

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Hari pertama ngantor pasca dilantik pada 31 Oktober, kemarin, kini Taufan Pawe kembali melanjutkan tugas sebagai Wali Kota Parepare periode kedua, Kamis, (1/11/2018). 

Usai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Walikota Parepare, Taufan Pawe meluangkan waktu bercengkrama kepada sejumlah awak media di ruangan kerjanya, Kamis, (1/11/2018).

Dalam diskusi ringan itu, Taufan Pawe blak-blakan soal program yang telah dicanangkan, baik 60 hari ke depan, maupun program dalam mewujudkan visi misi menjadikan Parepare sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap.

Taufan Pawe dengan gamblang mengurai satu persatu dari tiga sektor dalam merealisasikan visi misi itu, baik di sektor kesehatan, pendidikan, maupun kepariwisataan. 

“Saya sangat optimis, 2019 ini tower pertama Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie sudah bisa beroperasi. Serapan tenaga kerja dari konsep ‘medical tourism’ Rumah Sakit kita ini akan melahirkan sumber ekonomi baru,” ujar Taufan. 

Selain itu, Taufan Pawe menarget pemungsian Puskesmas Lemoe, Kecamatan Bacukiki sudah beroperasi paling lambat per Januari 2019. 

“Saya juga akan secepatnya mengubah status Puskesmas Madising na Mario menjadi Rumah Sakit Type C,” ungkap Taufan.  

Sementara di sektor jasa Pendidikan, lanjut Taufan, pembebasan lahan Institut Teknologi Habibie (ITH) juga ditarget rampung pada 2019. 

“Kalau kita lihat di website Kemenristekdikti, ITH sudah terigister. Saya optimis, 2019 sudah harus selesai pembebasan lahan 34 hektar are,” paparnya. 

Soal kepariwisataan, Taufan Pawe mencanangkan Parepare sebagai Kota Tujuan Wisata Halal. Dalam program ini, semua pelaku usaha akan diedukasi, mengingat identitas Parepare sebagai Kota Santri dan Ulama. 

“Kami juga menawarkan objek wisata mendunia, yaitu Museum Habibie yang berlokasi di rumah tempat lahir beliau. Di Museum nanti, penghargaan nasional dan internasional Bapak BJ Habibie akan dipajang di museum itu,” detail TP, akronim Walikota bergelar Doktor di bidang hukum ini. 

Pembangunan Mattirotasi Waterpark, Anjungan Cempae, dan sejumlah objek wisata moderen yang telah disosialisasikan dalam kampanyenya mulai dibangun pada 2019 ini. 

“Termasuk Taman Syariah juga akan kita kembangkan sebagai taman bacaan Muslim. Kita ingin ada nuansa berbeda dari daerah lain,” jelas Taufan. 

Saat ditanya program 60 hari yang akan dilakukan dengan menggunakan dana APBD Perubahan 2018, Taufan Pawe menyebut, Auditorium BJ Habibie dan Pembangunan Gedung Call Centre 112 terpadu yang dirancang tiga lantai rampung di akhir Desember 2018. 

“Kalau di periode pertama, saya diwarisi Desclamer, sehingga saya tidak bisa berbuat apa-apa. Alhamdullah untuk periode ini, keuangan Pemkot Parepare kita sangat sehat, sehingga mau melakukan apa saja bisa. Waktu yang tersisa 60 hari di tahun ini, semua dana APBD perubahan harus selesai. Pertama, Auditorium BJ Habibie harus selesai sebelum tahun baru, Gedung building tiga lantai Call Centre 112 terpadu juga kita rampungkan,” terang Taufan. (*)


div>