RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Haris Tappa: Ini Alasan 8 Anggota DPRD Gowa Harus PAW

Reporter:

muchtar suma

Editor:

Arif Saeni

Rabu , 05 September 2018 17:52
Haris Tappa: Ini Alasan 8 Anggota DPRD Gowa Harus   PAW

Wakil Ketua DPRD Gowa, Haris Tappa

GOWA, RAKYATSULSEL. COM—- Menjelang berakhirnya masa jabatan anggota DPRD Gowa periode 2014-2019,

sejumlah legislator memilih untuk hengkang dari partainya.

Sedikitnya, ada delapan anggota dewan periode ini yang akan mengalami penggantian antar waktu (PAW), diakibatkan karena pindah ke partai lain.

Wakil Ketua DPRD Gowa dari Partai Amanat Nasional (PAN), Abd Haris Tappa mengatakan, sesuai edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) anggota dewan yang pindah partai pasti akan dilakukan PAW.

“Yang pindah partai pasti diproses PAWnya, sesuai edaran Mendagri, di mana pada (20/9/2018) itu hak dan protokoler keuangan dewan yang pindah partai otomatis hilang. Sehingga, pasti berproses di sini. Insya Allah sebentar akan rapat pimpinan, akan segera bersurat ke KPU untuk ditindaklanjuti,” ujarnya di ruang kerjanya, Rabu (5/9).

Menurut Ketua DPD PAN Gowa ini, hal ini diambil agar tidak merugikan anggota yang pindah partai.

“Kalau tidak kita akan rugikan anggota dewan. Kan KPU tidak akan proses DCTnya kalau tidak ada surat dari pihak berwenang yang memberi jaminan bahwa 8 orang anggota DPRD ini sudah diproses. Jadi tidak ada alasan ke delapan anggota ini yang pindah partai untuk bertahan di sini karena sekalipun bertahan tidak akan terima lagi tunjangan/gaji, semuanya sudah distop oleh bagian keuangan,” pungkasnya.

Adapun nama-nama delapan anggota DPRD Gowa yang pindah partai untuk Pileg periode 2019-2024, diantaranya, Anzar Zaenal Bate dari Partai Golkar ke Perindo, Ramli Siddik dari PDIP ke PPP, Muh Kasim dari Golkar ke Perindo, Syamsuharni dari Golkar ke Perindo, Hasmawati dari Golkar ke Perindo, Irmawati dari Golkar ke Perindo.(***)


Tag
div>