SELASA , 23 OKTOBER 2018

Hasil Tes Urin Staf Pemkot Makassar Nihil Narkoba, Ini Komentar Pakar Hukum

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 05 April 2016 20:30

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Hasil tes urin yang seluruhnya negatif unsur narkoba, mendapat tanggapan keras dari pakah hukum Universitas Bosowa 45 Makassar, Prof Marwan Mas. Dia mengatakan, tes urine merupakan investigasi ilmiah sehingga membutuhkan ketelitian dan alat labolaterium untuk mengetahui hasil pasti.

Diketahui, Senin (4/4) kemarin, Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, resmi menerima hasil tes urine para lurah dan camat se kota Makassar dari Badan Narkotika Kota (BNK). Hasilnya, semuanya negatif alias tidak terindikasi narkoba.

“Memang hasil tes urine merupakan pembuktian ilmiah, jadi BNK Perlu melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi dalam tes narkoba pegawai Pemkot. Hal ini agar menghindari kecurigaan publik,” ujarnya.

Akademisi hukum Unibos ini menyebutkan, jika hanya BNK yang yang dibentuk Pemkot Mkassar melakukan tes urine tanpa melibatkan BNN provinsi, dirinya memastikan hasil tes urine dipastikan terselip permainan (kong kali kong) di internal Pemkot.

“Ini memang patut dicurigai, karena dalam tes urine lurah, camat BNN provinsi tak dilibatkan. Patut dicurigai karena hasil tes urine itu pasti ada kong kali kong (permainan),” sebutnya.

Dikatakan, publik wajar curiga, pasalnya dari sekian banyak lurah dan camat, tak satupun terindikasi narkoba.

“Selain lurah, camat, tes urine kepsek juga tak diumumkan. Kalaupun diumumkan, hasilnya negetif aman. Ini perlu penjelasan karena berkaitan kredibilitas dan integritas dari BNK agar tingkat kepercayaan masyarakat tetap stabil,” katanya.


div>