RABU , 17 OKTOBER 2018

Hasrat Gauli Istri Tertahan, Pemicu Kanker Prostat Bagi Kaum Pria

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 11 September 2017 10:33
Hasrat Gauli Istri Tertahan, Pemicu Kanker Prostat Bagi Kaum Pria

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Banyak yang tak menduga hubungan suami istri secara tidak teratur dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi kesehatan, khususnya bagi kaum pria.

Dalam sosialisasi kanker yang dilakukan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) salah seorang konsultan yang berlatarbelakang kependidikan keperawatan, Adi memaparkan, jika jadwal berhubungan suami istri seharusnya dilakukan teratur, minimal dua kali dalam seminggu.

Adi mengatakan, dampak buruk yang dapat ditimbulkan jika kaum pria tidak mencapai hasratnya untuk menggauli istrinya, maka dapat berakibat fatal bagi kesehatan, salah satunya akan menjadi pemicu terjadinya kanker Prostat.

“Salah satu pemicu kanker Prostat adalah hubungan suami istri yang tidak teratur, makanya Ibu-ibu jangan pelit sama suamita, karena sperma pria itu seharusnya dikeluarkan seminggu dua kali,” ujar Adi saat sosialisasi di ruang guru SMPN 2 Parepare, Senin, (11/9/2017).

Konsultan YSKI ini memaparkan, gejala awal bagi penderita kanker Prostat, yaitu susah buang air kecil atau terlalu sering buang air kecil. “Ini disebabkan karena tersumbat atau terjepit, sehingga akan sakit, bahkan kalau kencingnya keluar biasanya akan bercampur darah dan nanah,” paparnya mengingatkan.

Selain hubungan suami istri yang tidak teratur, kanker Prostat yang hanya menyerang kaum pria ini, juga kerap menyerang pria berkulit gelap, pria yang yang berprofesi supir, petani, dan pria yang suka mengangkat alat berat, serta orang yang bekerja dengan banyak duduk.

Selain kanker Prostat, kanker lain pun juga diulas YSKI Makassar ini, di antaranya kanker otak yang salah satu pemicunya bagi orang yang sering menelpon, sambil ngecash.

“Jangan sekali-kali menelpon sambil ngecash hp, itu berbahaya sekali karena radiasinya sangat tinggi. Kalau kita lakukan 30 menit dalam sehari, maka 10 tahun ke depan kita akan terserang kanker Otak,” bebernya.(nia)


div>