KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Hastag Nurdin Abdullah Berbohong Kian Viral di Media Sosial

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 06 Mei 2018 22:07
Hastag Nurdin Abdullah Berbohong Kian Viral di Media Sosial

ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Janji ekspor perdana nikel dari Kabupaten Bantaeng, pada 5 Mei 2018, menjadi perhatian serius publik. Janji itu dilontarkan calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat Debat Kandidat Pilgub Sulsel. Banyak yang kaget dengan pernyataan Nurdin kala itu.

Bahkan, Nurdin sesumbar mengundang ke Bantaeng untuk menyaksikan ekspor perdana tersebut. Yang kemudian disambut tepuk tangan riuh. Loyalis Nurdin pun dibuat terbuai dan menggembar-gemborkan prestasi tersebut.

Namun faktanya tak demikian. Ekspor perdana yang dijanjikan tak kunjung terjadi. Kubu Nurdin Abdullah mengaku ada kesalahan teknis, sehingga ekspor terpaksa ditunda. Alhasil, jagad sosial media lagi-lagi bergejolak.

Anehnya, NA yang mengundang ke Bantaeng 5 Mei, tapi yang mengumumkan pembatalan justru bukan NA, melainkan dari pihak pabrik. Padahal semestinya, NA tak lari dari tanggung jawab.

Netizen yang rata-rata adalah orang berpikiran kritis, ramai-ramai mengungkapkan kekesalan. Dengan membuat hastag #Nurdin Abdullah Berbohong. Komentar dengan hastag ini viral di Grup Facebook Pilgub Sulsel 2018.

Meme bertuliskan Nurdin Berbohong juga langsung viral saat itu juga. Lengkap dengan komentar-komentar pedas netizen. Seperti komentar akun facebook Salamun Mappanganro. Komentarnya seperti ini:

“Jangan Pilih calon yang jumawa. Berusaha membanggakan diri sendiri seolah-olah berprestasi. Bahkan dengan sekuat tenaga ingin membuktikan prestasinya. Tapi sesungguhnya bagi orang yang paham, yang nampak adalah justru kegagalan. Bagaimana tidak kelihatan betul bahwa beliau sangat kedodoran mengurus satu item kegiatan saja. Harus menghabiskan waktu yang cukup lama bahkan itupun tidak juga bisa clear. Lalu bagaimana jika yang dipimpinnya adalah sebuah entitas wilayah pemerintahan yang besar dengan permasalahan yang lebih kompleks. Waduh, akal sehat mengatakan pasti akan lebih kedodoran lagi.”

Komentar lainnya dari netizen adalah: Karya hanya sejengkal bumi, berharap dipuji dan disanjung setinggi langit, lebih sering berujung malu sedalam lautan.

Adapula meme yang lebih pedas. Isinya tentang imbauan penutupan jalan di Bantaeng, karena akan ada ekspor perdana nikel.

“Imbauan dan Permohonan Maaf. Disampaikan kepada Segenap masyarakat Sulsel, khususnya yang hendak melintasi Kabupaten Bantaeng pada tanggal 5 Mei, agar memilih jalur lain dikarenakan ada aktivitas ekspor nikel perdana. Imbauan itu ditutup dengan permohonan maaf dari Provokator Bohong Andalan. Plesetan dari Prof Andalan yang merujuk ke pasangan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman.

Ada juga meme yang beredar dan menyebut beberapa program Nurdin Abdullah di Bantaeng yang gagal. Namun kegagalan itu dituding karena kesalahan orang lain. Meme itu bertuliskan seperti ini.

“Gagal ekspor nikel salahin pemprov. Buang TBL salahin TBL. Gagal ekspor talas salahin babi hutan. Data orang miskin tinggi salahin data. Gagal eskpor ikan laut salahin laut. Sekalian aja salahin Tuhan, biar kualat”. (*)


div>