RABU , 13 DESEMBER 2017

Hati-Hati, 4 Cedera Ini Sering Terjadi Ketika Bercinta

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 21 November 2017 09:33
Hati-Hati, 4 Cedera Ini Sering Terjadi Ketika Bercinta

int

RAKYATSULSEL.COM – Posisi bercinta dan lokasi yang salah, atau terlalu bersemangat ternyata bisa berdampak negatif bagi pasangan. Bisa jadi, masing-masing mengalami cedera atau luka.

Bergairah di tempat tidur memang harus agar pasangan bisa mencapai orgasme. Namun kadang-kadang bisa menjadi tak terkendali.

Cedera saat bercinta bisa terjadi akibat ‘permainan’ terlalu kasar atau berlebihan. Bayangkan, jika bercinta dilakukan di kamar mandi ketika lantai sedang licin, tentu bisa berakibat fatal.

1. Lecet

Jika bercinta dilakukan di karpet, sebaiknya tambahkan bantal atau selimut. Bila tidak, maka bagian tubuh akan mengalami gesekan dan bisa menyebabkan inflamasi atau lecet pada kulit.

“Kadang-kadang kulit bahkan bisa robek dan mengekspos saraf sensitif,” kata Ahli Urologi dari Orlando Health, Amerika Serikat, Jamin Brahmbhatt.

2. Laserasi

Lecet pada daerah Miss V (laserasi) akibat bercinta terlalu kasar atau posisi tidak nyaman. Karena menyebabkan banyak gesekan.

“Dinding Miss V dan Mr P bisa teriritasi dari gesekan. Dan tergantung pada posisi seks, kulit di sekitar area vital bisa lecet. Apalagi jika seseorang tidak dikhitan, maka lebih berisiko iritasi,” ujarnya.

Hal itu terutama terjadi pada perempuan menjelang menopause atau pria yang mengalami masalah diabetes. Begitu pula kurangnya istirahat bisa mengurangi lubrikasi.

3. Benturan

Terbentur saat bercinta bisa saja terjadi. Misalnya pada dinding kamar tidur, ranjang, hingga dinding kamar mandi. Jangan sampai luka benjol di bagian kepala muncul akibat cedera saat bercinta.

“Bisa saja tergelincir saat bercinta di kamarmandi atau di tempat yang licin, karena itu harus hati-hati,” ujarnya.

4. Infeksi

Hati-hati ketika memutuskan bersama pasangan ingin menggunakan alat bantu mainan atau sex toys. Jika tak higienis, maka benda asing justru membuat Miss V yang rentan lembab menjadi infeksi.

“Beberapa benda asing bisa menyebabkan kerusakan besar pada dinding Miss V atau rektum,” pungkasnya.

(ika/JPC)


div>