RABU , 14 NOVEMBER 2018

Hebat, Makassar Raih Piala Adipura ASEAN

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 23 Agustus 2017 12:09
Hebat, Makassar Raih Piala Adipura ASEAN

Wali Kota Makassar Danny Pomanto bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan para pekerja saat merayakan penghargaan adipura.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Setelah sukses tiga tahun berturut-turut menggondol piala Adipura di tingkat nasional, kini giliran Piala Adipura tingkat ASEAN bakal dijemput Kota Makassar. Keberhasilan Kota Makassar menyabet piala Adipura di tingkat ASEAN tersebut dibenarkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

“Iya, Insya Allah, September ini, saya akan ke Brunai Darussalam untuk menerima piala Adipura ASEAN,” ujar Danny, sapaan wali kota di salah satu rumah makan di Jl Urip Soemiharjo, Makassar, Senin (21/8) malam lau.

Lanjutnya, berbagai penghargaan dunia yang berhasil diraih Kota Makassar, tentunya tak lepas dari kerja keras dan kemauan seluruh entitas masyarakat dan pemerintah kota, yang bersatu menciptakan Makassar dua kali tambah baik.

“Visi pemerintah juga menjadi visi rakyat. Pemerintah Makassar tidak lagi berjalan sendiri, sebab ada rakyat yang dengan kesadaran penuh mendukung pemerintah mewujudkan program dan kebijakan, itu kuncinya,” ungkap Danny.

Menurut Danny, prestasi tertinggi dalam pemerintahan itu jika kepala daerah mampu melibatkan masyarakat dalam setiap program dan kebijakannya, hal itulah yang ingin dicapai dan menjadi cita-cita Pemerintah Kota Makassar.

Adipura ASEAN adalah tindak lanjut ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable City (AWGESC) pada 2003 lalu. Environmentally Sustainable City dimatangkan setelah pertemuan puncak Menteri Lingkungan di Asia Timur (10 negara Asean + Cina-India-Jepang-Korea-Australia-Selandia Baru).

Pada 2010 lalu, Makassar menjadi salah satu dari tujuh kota yang didaftarkan mengikuti Environmentally Sustainable City bersama Padang, Pekanbaru, Palembang, Jakarta Pusat, Surabaya, dan Balikpapan.

Kala itu, Makassar bersaing dengan Kyushu dan Nagoya di Jepang, Sibu di Malaysia dan Puerto Princesa di Filipina. “Sebenarnya saya tidak tahu persis apa saja indikator penilaian Adipura ASEAN, sebab tim penilainya itu tidak terang-terangan menilai, tapi tiba-tiba kita diberitahu bahwa Makassar berhasil meraih Adipura ASEAN tersebut,” ujar Danny.

Namun, Danny menyampaikan bahwa penghargaan Adipura ASEAN tersebut diadakan setiap 3 tahun sekali dengan menggunakan indikator yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu clean air, clean water, and clean land. “Makassar berhasil meraih Adipura ASEAN pada kategori clean land,” pungkas Danny. (*)


div>