Herman Kembali Terjaring Razia Narkoba

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel kembali merilis tangkapan terduga pelaku penyalahgunaan narkotika di Kampung Sapiria, Kamis (20/4). Kali ini, Polda merilis 11 orang yang terjaring dalam operasi Anti Narkotika (Antik) Lipu 2017.

“Kami melakukan penangkapan di Sapiria dengan 15 TKP rumah,” ujar Direktur Narkoba Polda Sulel, Kombes Pol Eka Yudha diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (21/4).

Ia mengatakan, pada penangkapan pelaku penyalahguna narkoba di Sapiria, Polda Sulsel menurunkan setidaknya 130 personel gabungan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa sachet sabu, senjata tajam jenis badik, beberapa biji obat yang belum diketahui jenisnya, Ttimbangan dan alat isap sabu.

“Saat ini kita masih tahap penyelidikan, apakah mereka pengguna, pengedar atau tidak. Namun dengan barang bukti timbangan, dugaan mereka menjual narkotika,” ungkap Eka Yudha.

Ia mengungkapkan, pemeriksaan dari 11 orang yang diamankan membutuhkan waktu sekitar sepekan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Dari penangkapan yang dilakukan akan ada Daftar Pencarian Orang (DPO) yang akan muncul,” ungkap Eka Yudha.

Dalam operasi kali ini, seorang terduga penyalahguna narkoba, Herman Parenrengi kembali terjaring. Herman sebelumnya telah terjaring dalam kasus serupa. Hanya saja, dalam sidang, Herman hanya diberi tindakan rehabilitasi.

“Saat tes urin, Herman negatif narkoba, akan tetapi kita masih akan periksa dan dalami bersamaan dengan yang berhasil diamankan,” ujar Eka.

Dari 11 orang yang terjaring, lanjut Eka, tujuh diantaranya positif menggnakan narkoba dan sisanya negatif. (***)