MINGGU , 20 MEI 2018

Herni Damayanti Harap Gerindra

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 12 Mei 2017 10:26
Herni Damayanti Harap Gerindra

Bakal calon Bupati Enrekang, Hj Herni Damayanti saat mendaftar di Partai Gerindra, Rabu (10/5). foto: abd aziz taba/rakyatsulsel.

ENREKANG, RakyatSulsel.com – Wanita Pengusaha sukses asal Bumi Cendrawasi, Hj. Herni Damayanti menjadi bakal calon (balon) bupati yang pertama mendaftarkan diri di Partai Gerindra. Dengan menggunakan lima mobil pribadinya, Herni diantar oleh keluarga dan timnya mengambil formulir di sekretariat Partai berlambang burung garuda ini di Halal Centre Talaga, Kelurahan Juppandang Enrekang, Rabu (10/5). “Besar harapan saya, sebagai pendaftar yang pertama, saya diusung sebagai calon bupati oleh Partai Gerindra.” Ujar Herni dihadapan Ketua DPC Gerindra Mustiar Rahim dan sejumlah pengurus lainnya.

Terkait paket, Herni Damayanti Ingin mencari calon wakilnya yang berasal dari Duri Kompleks. Menurut Herni, calon wakilnya nanti mesti memenuhi geopolitik di Bumi Massenrempulu. “Saya sebagai calon bupati sudah mewakili Endekan – Maiwa dan wakil saya harus dari Duri.” ujar Herni.

Herni menambahkan calon wakilnya nanti tidak mesti dari birokrat atau politisi. “Tidak masalah dari latar belakang apapun, sepanjang lolos survei. Banyak nama alternatif, tapi belum boleh diungkapkan disini.” terangnya.

Ditempat yang sama salah seorang pengurus partai Gerindra, Mustain Sumaile menyatakan bahwa partainya tidak menerapkan mahar politik saat mendaftar sebagai calon bupati. “Tidak ada mahar maharan di Partai kami. Dan Partai Gerindra terbuka untuk siapun baik kader maupun non kader.” terang Mustain yang juga anggota DPRD Enrekang ini.

Hal senada diungkapkan Imran Martin sekretaris Deskpilkada Partai Gerindra. Menurut mantan anggota KPU Enrekang ini, Partai Gerindra hanya mewajibkan kepada semua bakal calon bupati yang mendaftar untuk menanggung secara bersama sama biaya survei yang diperkirakan nilainya mencapai Rp 150 juta. Partai hanya membebankan biaya survei ditanggung para calon bupati. dan siapapun yang tertinggi hasil surveinya maka dialah yang bakalan diusung. “Calon bupati Partai Gerindra harus melewati survei, karena kami tidak ingin kalah dalamĀ  pilkada 2018. Partai Gerindra harus menang pilkada untuk memuluskan agenda besar kami di Pilpres 2019,” ujarnya. (aba/C)


div>