MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Hillsi Lahirkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing Global

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 18 April 2018 13:47
Hillsi Lahirkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing Global

Calon Ketua Umum Hillsi, Amir Bakriyadi (ketiga kiri) bersama sejumlah pengurus DPD Hillsi se-Indonesia yang telah hadir di Makassar saat ngopi di Warkop Dg Sija Jl Topaz Raya, Makassar, Selasa (17/4). Makassar akan menjadi tuan rumah Munas VII Hillsi, Rabu hingga Jumat (18-21/4). foto: doelbeckz/rakyatsulsel.

Hari Ini, Gelar Munas di Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Persoalan ketenagakerjaan, terutama masih tingginya angka pengangguran merupakan satu persoalan yang tidak akan habis-habisnya. Penyebabnya, penyerapan dan pertumbuhan tenaga kerja masih jauh dari seimbang. Kendala utama lebih pada ketidaksiapan pencari kerja memasuki pasar kerja khususnya terkait aspek keterampilan.

Hal ini menjadi perhatian serius Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (Hillsi).

Calon Ketua Umum Hillsi, Amir Bakriyadi, Selasa (17/4), menjelaskan, guna mengatas masalah masih tingginya angka pengangguran di Indonesia, maka dibutuhkan peran aktif Hillsi dalam melahirkan tenaga kerja tenaga kerja kompeten dan berdaya saing.

“Makanya, dorongan untuk maju sebagai Ketua Umum Hillsi saya sambut dengan menjadikan Hillsi profesional dalam lahirkan tenaga kerja kompeten dan berdaya saing global,” jelas Amir Bakriyadi yang juga Ketua Dewan Pengurus Daerah Hillsi Sulsel ini.

Amir Bakriyadi menjelaskan, untuk mencapai misi itu, maka sejumlah langkah strategis akan dilakukan yang dituangkan dalam misi yang telah disusun.

“Yaitu, pertama reformasi organisasi melalui re-mapping dan validasi data anggota, kedua meningkatkan kapasitas penyelenggara latihan melalui penguatan budaya berbagi dan saling mendukung, dan ketiga memperkuat jaringan kemitraan, baik secara nasional maupun internasional,” jelasnya.

“Yang akan dilakukan nantinya adalah identifikasi keanggotaan, validasi data keanggotaan, up dating, dan finalisasi,” tambahnya.

Amir Bakriyadi mengatakan, jika diberikan amanah menakhodai Hillsi pihaknya juga akan meningkatkan kapasitas penyelenggara latihan melalui
penguatan budaya berbagi dan saling mendukung.

“Untuk itu akan dilakukan quick survey masalah organisasi terkini, peningkatan kapasitasdan karakter penyelenggara, standardisasi manajemen organisasi, sharing nasional tentang keberhasilan program, dan peningkatan kapasistasdan fungsi website,” ujarnya.

“Termasuk memperkuat jaringan kemitraan, baik secara nasional maupun
internasional. Yaitu, untuk nasional meningkatkan kuantitas mitra (bukan hanya Kemenaker/Disnaker. Sementara, untuk internasional berupa merintis mitra baru yang relevan dengan kebutuhan,” tambahnya.

Amir Bakriyadi sendiri optimistis menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) Hillsi VII 2018 yang akan dilaksanakan di Hotel Ramcy Makassar, hari ini, Rabu hingga Jumat (18-21/4).

“Sebanyak 20 peserta atau DPD Hillsi se-Indonesia pemilik suara akan hadir. Insya Allah, secara pribadi saya optimistis akan mendapatkan dukungan dari teman-teman DPD se-Indonesia menjadi Ketua Umum Hillsi,” ujarnya. (****)


div>