RABU , 17 OKTOBER 2018

Hina Profesi Wartawan di Medsos, Karyawan JNT Eksprex Bakal Dipolisikan

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Senin , 13 Agustus 2018 12:40
Hina Profesi Wartawan di Medsos, Karyawan JNT Eksprex Bakal Dipolisikan

Postingan di medsos yang diduga menghina profesi wartawan.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan Wartawan di Takalar bakal melaporkan Paris yang merupakan salah satu karyawan JNT Eksprex, di Polres Takalar.

Hal tersebut lantaran Paris menghina profesi wartawan melalui media sosial dengan menulis di tautan komentar salah satu postingan nitizen.

Salah satu wartawan di Takalar, Araswandi mengatakan pada saat itu, ada postingan dari salah satu Nitizen, Zhinta mengenai dengan ada yang diposting tentang korban begal di jalan Jipang Makassar. “Setelah itu saya pertanyakan di medsos siapa orangnya dan dimana kejadiannya, dan zhinta menjawab tidak tau juga,” kata Araswandi.

Tidak lama kemudian Paris menjawab komentar dari Araswandi bertanya “wartawan iya”. Araswandi langsung menjawab iya, langsung Paris menjawab dengan bahasa Makassar “wartawan Tai”.

“Saya selaku Wartawan di Kabupaten Takalar tidak menerima komentar dari Paris, sebab dia sangat jelas telah menghina profesi Wartawan,” jelas Araswandi.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Takalar Maggarisi Saiyye, menegaskan bahwa yang bersangkutan akan dipolisikan dan ini tidak boleh dibiarkan begitu saja.

“Paris ini telah menghina profesi wartawan. PWI Selaku induk Wartawan tidak menerima penghinaan tersebut dan kami secara lembaga keberatan atas penghinaan itu,” tegas Ketua PWI Takalar. (*)


div>