RABU , 21 NOVEMBER 2018

Hipmi Sulsel Mulai Masuk Desa di Kabupaten Maros

Reporter:

Editor:

dedi

Kamis , 23 Maret 2017 19:22
Hipmi Sulsel Mulai Masuk Desa di Kabupaten Maros

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rencana Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulsel, masuk desa bukan isapan jempol belaka.

Hari ini, Kamis (23/3) Hipmi Sulsel, bekerjasama dengan STIE AMKOP Makassar memulai program menciptakan 10 pengusaha per desa dengan mengadakan seminar wirausaha desa di Kabupaten Maros.

Seminar dihadiri langsung oleh Ketua Umum Hipmi Sulsel, Herman Heizer, Bendum Andi Safriadi Adam, Ketua Bidang Koperasi dan UKM Andi Riza Alif, Ketua Umum HIPMI Maros, H. Ilyas Hannasi dan rombongan Hipmi Sulsel lainnya.

Selain itu, turut hadir Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Maros, Abdul Azis, Sekcam Bantimurung, serta Direktur STIE Amkop Makassar juga ratusan undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, Ketua Hipmi Sulsel, Herman Heizer menekankan perlunya potensi wirausaha desa dikembangkan dan bersinergi dengan pemerintah daerah hingga bisa membantu meningkatkan wirausahawan di Indonesia.

“Kami mendorong potensi yang ada di desa untuk dikembangkan dan dilembagakan. Dengan demikian, ini akan menjadi cikal bakal lahirnya produk-produk unggulan dari desa untuk daerah dan nasional,” kata Herman Heizer saat membuka seminar wirausaha desa yang bertempat di Aula Kantor Camat Bantimurung.

Hal senanda disampaikan Direktur STIE Amkop Makassar, Dr. Bachtiar M. Baginya, kampus AMKOP sebagai lembaga pendidikan yang konsen di kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat harus mampu memanifetasikan tridarma perguruan tinggi.

Pada sesi tanya jawab, Ketua APDESI Kabupaten Maros Abdul Azis sangat mengapresiasi program Hipmi masuk desa.

“Kami sangat bersyukur, desa mulai mendapat perhatian khusus dari Hipmi Sulsel. Ini kesempatan untuk mengembangan desa dan membuat produk desa semakin lebih baik,” tandas Abdul Azis.


Tag
div>