RABU , 15 AGUSTUS 2018

Hmmm…SYL Pikir-pikir Lagi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 08 April 2016 09:30
Hmmm…SYL Pikir-pikir Lagi

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo nampaknya kembali pikir-pikir untuk maju di bursa pencalonan ketua umum di Munaslub Golkar.

SYL mengaku akan mempertimbangkan semua pemikiran terkait pencalonan dirinya menjadi calon ketua umum Golkar. Apalagi, sebelumnya, Ichsan Yasin Limpo yang merupakan adik kandungnya sendiri menolak untuk bergabung dalam tim pemenangannya. “Dipertimbangkan semua pikiran. Iya kan?,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan Musrenbang Pemprov, Kamis (7/4).

“Kata-kata yang keras dan tajam, bukan berarti tidak sayang sama kita. Malah, mungkin dia lebih sayang dari pada orang yang selama ini kata-katanya lembut. Saya ini terlalu lamami jadi petarung. Jadi, sudah biasa dengar kata-kata yang kencang-kencang dan pelan-pelan. Tidak ada yang perlu dipaksakan. Terkadang kalau memang harus diberhentikan. Ya, diberhentikan. Tidak ada masalah. Artinya, kalau dipilihki’ syukur, kalau tidak ya tidak apa-apa,” tuturnya.

Terkait kunjungannya ke Solo, ia mengatakan belum ada deklarasi. Di sana SYL hanya akan melakukan penggalangan dukungan DPD se-Jawa Tengah. Sementara deklarasi kata dia baru akan dilakukan 25 April nanti di Solo.

“Ditanya-tanya dulu, kau mau sama saya atau tidak? Makanya, kita masuk dulu di daerah yang bukan punya kita. Kita tanya dulu,” tambahnya.

[NEXT-RASUL]

Untuk tim pemenangan secara nasional, SYL mengatakan akan menjajakinya secara pelan-pelan. “Munas ini beda dengan pilgub yang harus ramai-ramai, kita butuh strategi yang panjang, kita dengarkan orang yang sayang sama kita. Harus positif melihatnya baik yang bagus maupun yang jelek,” katanya.

Bukan hanya itu, SYL juga mengaku mengagendakan pertemuan dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Munas Bali Azis Syamsuddin yang juga disebut-sebut bakal maju sebagai calon ketua umum.

“Kita buktikan besok (hari ini), tanggal 10 April kita akan ketemu dengan Azis. Jawa Tengah akan menjadi rujukan, masa saya tidak bisa tembus Jateng. Kita lihat saja nanti Jateng, mudah-mudahan saya bisa tembus, meskipun saya tidak diperhitungkan,” jelasnya.

Sementara DPP Golkar akhirnya bersepakat menggelar Munaslub 7-8 Mei di Bali. Bukan hanya itu, ketua baru nantinya diharapkan dipilih lewat musyawarah yang demokratis, rekonsiliatif, berkerakyatan dan bersih.

Steering Committee Munaslub, Nurdin Halid berharap akan ada keputusan yang bulat pascaperpecahan di tubuh partai. Menurut dia, pelaksanaan Munaslub sendiri karena sikap kearifan Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB).

“Munas ini hasil kesepakatan termasuk dasar hukumnya ada keputusan yang lebih tinggi. Keputusannya itu bijak. Harusnya kan tidak ada Munas, tapi karena kearifan dari pak ARB untuk menyelesaikan masalah internal di Golkar, kami tetap mengadakan Munas. Tapi dasarnya Munas Bali sudah disetujui,” ucapnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara Seketaris Jenderal Idrus Marham mengatakan, munaslub ini sebagai bentuk konsolidasi secara menyeluruh. Sebab, rekonsiliasi antara kedua kubu sudah selesai dan secara hukum sudah mengakomodasi secara selektif para pengurus Munas Ancol.

Dia menegaskan, munaslub ini bukan berarti mengabaikan keputusan Menkumham yang menghidupkan kembali Munas Riau untuk beberapa bulan ke depan dan menjadi mediator antara kedua kubu.

“Sudah ketemu Menkumham, sudah selesai semuanya (struktur organisasi-red). Insya Allah SK (Bali) satu dua hari keluar. Hanya masalah teknis saja,” kata Idrus kepada wartawan.

Dia juga menyampaikan dalam rapat pengurus harian partai, telah ditunjuk kepanitiaan munaslub dari kedua belah pihak. Nama itu adalah Nurdin Halid sebagai ketua SC dan Agun Gunanjar sekretarisnya. Sementara Ketua OC adalah Zainuddin Amali dengan sekretarisnya Erwin Aksa.

“Maka itu rapat hari ini memantapkan persiapan munaslub waktu dan tempat diputuskan hari ini. Terkait agenda acara dalam munaslub hari ini akan dibahas SC,” tambahnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menginginkan sebelum pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Bali, 7-8 Mei 2016. Para calon ketua umum partai beringin mengikuti debat publik.

“28-30 April, saya ingin buat debat publik. Dasar pemahaman visi Indonesia 2045,” kata Ical di sela-sela rapat pleno perisiapan Munaslub Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Kamis (7/4).

Dengan adanya debat publik tersebut, lanjut Ical, diharapkan seluruh caketum partainya akan mempelajari Visi Indonesia 2045 tersebut.

“Dalam pleno itu persyaratan mutlak bagi caketum-caketum. Saya sudah rapatkan. Saya harapkan saudara-saudara bisa menanggapinya dengan ide-ide yang lebih baik,” pungkas Ical.

Pleno DPP Partai Golkar tersebut telah memutuskan pelaksanaan Munaslub 7-8 Mei 2016 di Bali. Hal itu sudah disesuaikan dengan waktu luang Presiden Joko Widodo, yang direncanakan hadir di forum tertinggi partai beringin.

Ketua Tim Pemenangan Syahrul Yasin Limpo, La Kama Wiyaka, menyatakan tidak ada persoal dengan dipilihnya Bali sebagai tempat pelaksanaan Munaslub. Karena itu sudah sebuah keputusan partai yang harus dipenuhi.

[NEXT-RASUL]

“Kita ikut-ikut saja, karena itu sudah pilihan dan putusan partai, dimana pun akan di adakan Munaslub kita ikut-ikut saja,” kata dia.

La Kama menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan diri untuk berangkat ke Bali setelah adanya putusan akan diselenggarakannya Munaslub 7-8 Mei mendatang.

“Kita sudah persiapkan semua kesana, kita yakin tidak akan ada yang main curang, semua harus netral, semua itu ada aturannya,” tutupnya. (E)


div>