RABU , 20 JUNI 2018

Holding Migas Dibentuk, Begini Nasib Karyawan Pertamina dan PGN

Reporter:

Editor:

irsad ibrahim

Selasa , 12 Desember 2017 07:27
Holding Migas Dibentuk, Begini Nasib Karyawan Pertamina dan PGN

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM –Menteri BUMN Rini Soemarno akan segera membentuk holding BUMN minyak dan gas (migas) yang direncanakan terwujud pada Triwulan I-2018. Pemeruntah berharap dengan adanya holding ini, pengelolaan migas Tanah Air semakin membaik.

Jika holding ini dibentuk, pertanyaan yang muncul nasib karyawan BUMN yang bakal diholding yaitu PT Pertamina (Persero), PT PGN (Persero) Tbk dan PT Pertamina Gas seperti apa?

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan tidak ada perubahan struktur dalamĀ holding migas, terutama soal manajemen. Selain itu, karyawan pun tidak akan ada pengurangan di ketiga perusahaan tersebut.

“Holding itu tetap saja. Masing-masing perusahaan tetap ada direksi. Tidak ada PHK sehubungan dengan adanya pembentukan holding,” ujarnya kepada JawaPos.com di Jakarta, Senin (11/12).

Menurutnya, pembentukan holding ini hanya menyatukan saham pemerintah ke dalam satu induk. Selebihnya, lanjutnya, sama saja tanpa ada pengurangan direksi ataupun karyawan.

“Mereka tetap karyawan Pertagas, PGN juga tetap karyawan PGN. Pertamina pun sama. Karena apa? Ini yang dialihkan kan cuman sahamnya saja. Semua karyawan tetap masing-masing perusahaan,” katanya.

Lebih lanjut, Aloysius menambahkan pemerintah malah meminta seluruh perusahaan holding harus menambah ‘pasukan’ melalui rekrutmen baru. Alasannya, perusahaan holding ini akan mendapatkan tugas yang berat dari pemerintah yakni menjaga kedaulatan dan menghadapi tantangan daya saing di sektor migas.

Buat apa kita bikin kebijakan yang menyusahkan orang banyak. Justru sebisa mungkin, kita minta holding ini ciptakan banyak rekrutmen baru. Itu pengalihan saham saja kan bukan digabungkan langsung jadi milik Pertamina,” tegasnya. (srs/JPC)


div>