SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Honda Kaget Pemerintah Tekan Impor dengan Setop Uji Tipe

Reporter:

Editor:

Iskanto

Jumat , 24 Agustus 2018 09:22
Honda Kaget Pemerintah Tekan Impor dengan Setop Uji Tipe

Booth motor honda di iims 2018- foto jpnn

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Langkah pemerintah menekan impor kendaraan utuh atau CBU (Completely Built Up) sontak membuat kaget sebagian Agen Pemegang Merek (APM) maupun distributor/importir kendaraan di Indonesia, salah satunya Astra Honda Motor (AHM).

Pihak AHM sendiri sudah dengar rencana itu namun hanya sebatas selentingan dan mereka lebih menekankan apa maksud dan tujuan langkah pemerintah tersebut.

“Ya, saya sudah tahu kebijakan pemerintah tentang kendaraan CBU atau impor ingin dikurangi. Tapi maksudnya apa kalau kendaraan CBU dikurangi masuk ke Indonesia,” ujar Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin saat dihubungi JPNN.com, Kamis (23/8).

Menurut pria akrab disapa Muhib itu, ia masih belum mengetahui secara jelas terkait pengurangan impor CBU kendaraan mewah ke Indonesia.

“Tolong tanya dulu ke Kemenperin maksud dan tujuannya apa untuk mengurangi kendaraan CBU. Saya tidak mau komentar kalau soal ini belum jelas,” tegasnya terkait permintaan tanggapan JPNN mengenai hal ini dan apakah AHM sudah mendapati penolakan saat uji tipe.

Pasalnya, sejumlah distributor/importir sudah dirasakan langsung seperti pihak BMW Motorrad dan Harley Davidson yang mengeluhkan permasalahan saat proses pengajuan uji tipe kendaraan dengan alasan penyetopan proses uji tipe dari Kemenperin tanpa sosialiasi dan informasi waktu penyetopan. Imbasnya, mereka mengakui akan berpotensi merugikan.

Sementara itu, beberapa waktu lalu dalam kesempatan lain Kasubdit Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Togu Sihombing mengakui, saat ini pemerintah memang terus berupaya mengurangi atau kemungkinan menghentikan impor kendaraan.

Karena kata Tugo, pemasukan ke negara sangat kecil dari impor kendaraan mewah. Tugo terus mendorong APM terutama importir untuk secara bertahap bisa melokalisasi.

Salah satu langkah yang sudah dilakukan Kemenperin saat ini adalah menghentikan sementara proses uji tipe kendaraan mewah impor CBU. (jpnn)


div>