SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

HSL Harap Sekolah Perketat Pengawasan PSB

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 09 Juni 2017 02:19
HSL Harap Sekolah Perketat Pengawasan PSB

Mantan Ketua Komite Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Parepare, H. Syamsul Latanro (HSL).

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Mantan Ketua Komite Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Parepare, H. Syamsul Latanro (HSL), mengatakan, pihak sekolah supaya mengawasi pelaksanaan seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB).

Dia menjelaskan, pihak sekolah sebaiknya menerapkan sistem yang digunakan pada tahun-tahun​ sebelumnya, pada saat dirinya menjabat. Terlebih, kata dia, dari ketatnya seleksi yang dilakukan pada masa jabatannya, menghasilkan peserta didik yang berkualitas dan berprestasi.

“Terbukti peserta didik jebolan SMAN 1 yang mendaftar di Perguruan Tinggi, khususnya negeri, banyak yang lolos. Bahkan, beberapa kampus ada yang memberikan jalur undangan” katanya, Jum’at (09/06/2017).

Dia mengemukakan, pihak sekolah harus mengutamakan kualitas calon peserta didik, untuk masuk dalam SMAN 1. Karenanya, lanjut dia, pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian, untuk mengawasi pelaksanaan PSB di sekolah-sekolah, khususnya di SMAN 1.

“Jangan sampai ada upaya lewat jalur tertentu dengan melakukan pembayaran, atau sogok yang bisa mengarah pada pungutan liar (pungli),” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Dia mengungkapkan, sampai saat ini, peminat pelajar untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 1 masih tinggi, sementara quota yang disiapkan sekolah terbatas. Sehingga, tambah dia, sangat rawan muncul adanya pungli.

“Kita juga mengharapkan kepada Jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), untuk ikut mengawasi pelaksanaan PSB di sekolah-sekolah. Di samping, diharapkan kepada orang tua pelajar, untuk tidak melakukan upaya memberikan sogokan dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Sementara, Ketua Komite SMAN 1 Parepare, Rudy Najamuddin, menerangkan, pihaknya akan tetap melanjutkan kebijakan yang sudah ada. Apalagi, kata dia, hal tersebut berhasil dan efektif, dengan lulusan yang terbukti kualitasnya.

“Jadi, jika ada oknum yang mencoba melakukan pungutan, atau meminta sesuatu dalam bentuk apapun, untuk segera dilaporkan pada pihak sekolah,” pungkasnya. (luk)


Tag
div>