RABU , 21 NOVEMBER 2018

HSN, Wabup Bantaeng : Mari Kawal Pemerintahan Dengan Nilai Spiritual

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Senin , 22 Oktober 2018 14:46
HSN, Wabup Bantaeng : Mari Kawal Pemerintahan Dengan Nilai Spiritual

int

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2018, Kabupaten Bantaeng menggelar jalan santai, Senin (22/10).

Kegiatan bertemakan “Bersama Santri, Damailah Negeriku”, terselenggara oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng ini diramaikan sekitar 3 ribu Santri/Santriwati.

Umumnya merupakan utusan Pondok Pesantren yang tersebar di 8 Kecamatan di Kabupaten Bantaeng.

Selain itu turut ambil bagian para pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanamiyah (MTs.) dan Madrasah Aliyah (MA).

Start dari Stadion Mini Lamalaka di Kelurahan Lembang, Santri/Santriwati pawai menyusuri Jalan Dr Ratulangi, Jalan Kenanga dan Jalan Teratai.

Menempuh jarak kurang lebih 2,3 Km, akhirnya finish di Lapangan Pantai Seruni Bantaeng di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, Syamsul Suli yang melepas pawai jalan santai mengemukakan bahwa Santri/Santriwati merupakan cikal bakal pemimpin bangsa.

“Saya berharap kehadiran Santri/Santriwati menjadi pemersatu negeri ini. Santri/Santriwati adalah cikal bakal generasi penerus untuk menjadi pemimpin yang baik demi masa depan bangsa yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya dengan pawai. Namun berlanjut dengan digelarnya Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Pantai Seruni Bantaeng.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin sekaligus membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin. Dalam amanatnya mengucapkan “Selamat Hari Santri Tahun 2018”.

Ditambahkan Wabup dalam lisan do’anya, semoga Allah Swt senantiasa memperkokoh semangat dan mempersatukan jiwa untuk menebar kebaikan dan kedamaian, khususnya di Butta Toa Kabupaten Bantaeng.

“Beberapa hari lalu, Pemerintah Daerah melalui Bapak Bupati Bantaeng telah mengeluarkan Surat Edaran agar seluruh ASN, bahkan seluruh masyarakat kita agar melaksanalan Shalat Berjama’ah dimanapun berada saat waktu Shalat tiba”, katanya.

Melalui Kantor Kementerian Agama dan para Pimpinan Pondok Pesantren, Wabup berharap untuk bersama-sama mengajak segenap elemen masyarakat daerah ini menunaikan kewajiban sebagai umat Islam yaitu Shalat Berjama’ah.

Pada kesempatan sama, Wabup menghimbau agar masyarakat khususnya Pimpinan Pondok Pesantren dan Santri/Santriwati untuk mengawal Pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Bantaeng dengan nilai-nilai spiritual dan keagamaan.

“Pada anak-anakku sekalian mari teguhkan jiwa dan semangat untuk terus belajar demi menyongsong masa depan lebih baik. Insya Allah terbentuk karakter yang bisa meneruskan perjuangan bangsa Indonesia, terutama pembangunan di Kabupaten Bantaeng,” pungkasnya. (*)


div>