MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Husain-Esra Bentuk Tim Data untuk Pantau DPS/DPT di KPU

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 14 September 2015 15:58

MALILI, RAKYAT SULSEL.COM – pasangan Cabup-Cawabup Luwu Timur, Nur Husain-Esra Lamban, sudah membentuk Tim Data untuk melakukan pemantauan Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lutim, pada Pilkada yang akan diselenggarakan 9 Desember mendatang.

Menurut Husain, juru bicara Husaon-Ersa, pembentukan tim data dilakukan secepatnya karena tim ini juga akan melakukan pemantauan di setiap kecamatan. Tujuannya adalah untuk mengetahui jumlah penduduk wajib pilih pada Pilkada.

“Pasangan Husain-Esra sudah membentuk Tim data di setiap kecamatan untuk melakukan pendataan nantinya”, kata Uceng, sapaan akrab Husain, saat ngopi di Warkop Punggawa, Senin (14/9).

Bukan hanya itu, kata Uceng, tim data akan melakukan pendataan, terutama untuk mengantisipasi bila ditemukan adanya pemilih ganda, pemilih yang meninggal dunia, atau yang sudah pindah berdomisi, tapi masih dimasukkan ke dalam daftar pemilih tetap sudah oleh KPU. “Kalau nantinya kami menemukan hal seperti itu, maka kami akan melakukan protes di KPU, jika ditemukan pemilih ganda pada DPT nantinya,” ujar Jubir pasangan calon yang bertagline “Kekuatan Rakyat” ini.

Sekarang ini, Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ada KPU, belum bisa dipastikan sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Karena, kata Uceng, kemungkinan jumlah pemilih akan bisa bertambah. “DPS yang ada di KPU, pasti akan ada penambahan. Maka dari itu, kami melakukan pemantau sebelum DPT ditetapkan oleh KPU,” jelasnya.

Uceng pun mengatakan, sebelumnya pada pemilihan Gubernur (Pilgub) pernah ditemukan pemilih ganda di Lutim. Karena itu, pihaknya tidak ingin kejadian itu terulang. “Pastinya semua pasangan calon bupati dan wakil bupati di Luwu Timur mempunyai Tim data,” katanya.

Sementara itu, Anggota KPU Lutim, Zaenal mengatakan, saat ini, DPS yang ada KPU Lutim sekitar 199.187 orang. “Data yang dijadikan dasar DPS pada Pilkada ini, disingkronisasikan Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilres tahun 2014,” jelas anggota KPU Divisi Pemuktahiran Data ini.

KPU akan mengumumkan DPS kepada masyarakat pada tanggal 10 sampai 19 September. DPS tersebut akan ditempel di tempat-tempat strategis, seperti di rumah ibadah, kantor desa, dan tempat strategis lainnya. Penyebaran itu dilakukan untuk mendapatkan masukan oleh masyarakat dan tanggapan yang dapat membantu KPU untuk menyelenggarakan pada Pilkada sesuai dengan harapan masyarakat. Harapan itu, kata Zaenal, dimaksudkan agar Pilkada Lutim berlangsung aman dan damai.

“Nantinya (DPS) akan ditempel pengumuman di daerah-daerah yang ramai dan dapat di jangkau oleh masyarakat seperti tempat ibadah, pasar-pasar dan tempat Umum lainnya,” jelasnya.

Menyangkut daftar pemilih, Zaenal menghimbau kepada masyarakat, tim pemenang pasangan calon, partai politik dan pihak yang berkepentingan untuk mengecek nama-nama di DPS.

“Ketika ada yang tak terdaftar, segera laporkan ke KPU dan petugas PPDP, agar dapat segera didaftarkan menjadi pemilih tetap, sehingga bisa memilih pada Pilkada 9 Desember mendatang,” ujar Zaenal.


div>