SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Husler: Cabor Unggulan Harus Prioritas

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 21 April 2016 13:28

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Luwu Timur, H Muhammad Thorig Husler, meminta kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Timur untuk menaruh perhatian lebih kepada cabang olahraga (Cabor) unggulan untuk dimaksimalkan pembinaan dan pengembangannya. 

“Saya minta kepada pengurus KONI Luwu Timur, fokuskan pembinaan bagi cabor unggulan, seperti renang, karate dan tinju, agar lebih terkonsentrasi untuk meraih medali,” ujar Husler di hadapan pengurus baru KONI.

Untuk diketahui, pengurus KONI Lutim masa bakti 2015-2019, baru saja dilantik oleh Pengurus KONI Sulsel, Ambas Syam di Gedung Simpurusiang Malili, Rabu (20/4). 

Husler mengatakan, pengalaman pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV Bantaeng yang lalu, Lutim hanya mampu berada di peringkat ke-20 dari 24 Kabupaten/kota Se Sulawesi Selatan. Karena itu, Husler meminta KONI menggenjot peraihan medali, dengan fokus pada cabor yang potensial.

“Taget kita di Porda XVI mendatang di Pinrang, kita bisa meraih peringkat ke 15, bahkan kalau bisa masuk 10 besar,” uajrnya.

Meskipun begitu, kata Husler cabor lainnya juga tetap mendapat kesempatan dan pembinaan dari KONI. Hanya saja, untuk cabor potensial tetap mendapat porsi lebih. Ini dimaksudkan agar peroleh medali bisa jauh lebih baik dan tentu saja akan meningkatkan peringkat daerah dalam setiap kompetisi olahraga baik Porda, PON bahkan kompetisi ditingkat Internasional.

Wakil Ketua II KONI Sulsel, H Ambas Syam mengatakan tanpa dukungan pemerintah, KONI tentu tidak bisa berbuat apa-apa. “Dukungan anggaran, kesiapan infrastuktur dan pola pembinaan menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi atlet potensial” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Luwu Timur, Madras mengaku optimis akan mampu meningkatkan prestasi maupun Peringkat Luwu Timur dalam ajang Pra Porda pada 2017 mendatang dan Porda Sulsel XVI 2018 mendatang di Kabupaten Pinrang.

“Tahun ini kita akan lakukan seleksi atlit, kemudian 2017 kita fokus pembinaan dan latihan, dan tahun 2018 atlet kita akan semakin siap berlaga di Porda Sulsel,” ungkapnya.

Makanya ia berharap agar dukungan dari seluruh stakeholder tetap diharapkan untuk mensupport program-program pembinaan yang telah dipersiapkan KONI untuk meningkatkan prestasi daerah.


Tag
div>