SELASA , 16 OKTOBER 2018

Husler Hadiri Rakor Nasional Tim Terpadu Untuk Cegah Konflik Sosial

Reporter:

Ibrahim

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Maret 2018 15:31
Husler Hadiri Rakor Nasional Tim Terpadu Untuk Cegah Konflik Sosial

int

JAKSEL, RAKYATSULSEL.COM – Bersama kepala Daerah lain dari seluruh Indonesia, Bupati Luwu Timur, Thorig Husler ikut hadir dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Terpadu  Penanganan Konflik Sosial Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia di Hotel Bidakara Jakarta Selatan (Jaksel),  Rabu, (7/3).
Rapat koordinasi yang dibuka Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM,  Wiranto tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antar tim terpadu tingkat nasional, provinsi dan kabupaten kota terutama untuk mengatasi potensi konflik jelang pilkada serentak 2018 serta pilpres dan pileg 2019.
Menurut Husler, acara rapat koordinasi yang mempertemukan berbagai elemen dalam tim terpadu penanganan konflik sosial tersebut menjadi sangat penting untuk menyamakan persepsi dalam mengantisipasi ancaman konflik baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Musuh bersama kita sekarang bukan lagi ancaman militer dari luar. Musuh kita sekarang adalah ancaman baru dalam bentuk terorisme, radikalisme, serta maraknya ujaran kebencian dan hoax,” ungkap Husler di sela-sela acara.
Menurutnya, hal tersebut bisa saja mengakibatkan perpecahan dimasyarakat jika potensi konflik tersebut tidak di tangani sejak dini.
“Itu yang saat ini harus sama-sama kita lawan” katanya.
Lebih jauh Husler menjelaskan jika kabupaten luwu timur adalah salah satu daerah yang paling aman dan kondusif di Sulawesi selatan meski daerah tersebut termasuk daerah yang majemuk. Ia berpesan agar semua elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondisi tersebut terutama menjelang Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.
“Saya yakin kita bisa melalui pesta demokrasi nanti dengan aman, dan kita sudah buktikan pada pilkada lalu,” jelas Husler.
Selain dihadiri oleh Menkopolhukam, Wiranto, Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo selaku ketua Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial tingkat Nasional juga hadir dan memandu sesi diskusi.
Menurut Cahyo, selain ancaman terorisme dan radikalisme, bangsa Indonesia juga menghadapi ancaman Narkoba, dan Korupsi. (*)

div>