• Sabtu, 19 April 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

HUT Bhayangkara Ke 67 Dipindahkan ke Jalan Kandea

Jumat , 31 Mei 2013 13:17
Total Pembaca : 445 Views

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke 67, Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel mengajak warga masyarakat Jalan Kandea untuk ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan Polri. Kepolsian Daerah (Polda) Sulsel merangkaikan acara HUT Bhayangkara dengan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan untuk dua kelompok warga yang kerap bertikai di Jalan Kandea.

Kegiatan yang dilaksanakan, Jumat (31/5) pagi ini juga bertujuan untuk lebih mendekatkan dan mempererat hubungan emosional dua kelompok warga tersebut. Dalam kegiatan ini, Polda Sulsel juga menyediakan fasilitas sunatan massal gratis bagi anak yang sudah cukup umur untuk disunat.

Sebanyak 16 anak yang mengikuti kegiatan sunnatan massal masing-masing diberikan bingkisan yang disediakan langsung oleh panitia pelaksana HUT Bhayangkara ke 67.

Turut hadir berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni Pangdam VII Wirabuana, Mayor Jenderal TNI, Muh Nizam, Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Idrus Paturusi, Wali Kota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin, dan perwakilan dari REI Sulsel.

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, Irjen Pol Mudji Waludjo dalam sambutannya menyebutkan, instansi kepolisian sengaja melakukan kegiatan bakti sosial tersebut agar warga Jl Kandea ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan Polri. Selain itu, tujuan Polda Sulsel memusatkan kegiatan peringatan HUT Bhayangkara ke 67 di Jl Kandea juga sebagai upaya pendekatan empati.

“Memperingati HUT Bhayangkara ke 67 kita sengaja pusatkan di Jl Kandea untuk mengajak warga ikut berpartisipasi. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa keamanan tidak hanya dimiliki oleh lapisan masyarakat tertentu tetapi semua lini di kehidupan masyarakat,” kata Mudji

Sementara, Rektor Unhas, Prof Idrus Paturusi dalam sambutannya mengatakan siap membantu aparat kepolisian dalam hal pelayanan kesehatan bagi masyakat khususnya Jl Kandea.

“Kami melibatkan tenaga ahli kesehatan dari Unhas untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini. Apapun yang diminta Kapolda Sulsel akan kita siapkan, Insyaalah dalam 1 bulan akan dilihat perubahan yang signifikan di sini, apalagi Pak Wali Kota Makssar juga telah hadir di sini,” katanya

Kegiatan bakti sosial tersebut dibuka dengan acara pemotongan tumpeng buatan warga dua kelurahan yang sering bentrok. Setelah itu, kerja bakti dibuka dengan pengecetan secara simbolis oleh unsur Muspida yang dimulai oleh Kapolda Sulsel, Pangdam VII Wirabuana, Wali Kota Makassar, Rektor Unhas, dan perwalikan REI.

Sementara, Wali Kota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin mengatan, mengapresiasi Polri yang telah memfasilitasi untuk melakukan kerja bakti untuk memediasi persoalan dua kelompok warga Jl Kandea.

“Wilayah kecamatan Tallo dan Bontoala ini sering terjadi tawuran, bakti sosial dalam rangka HUT Bhayangkara 1 Juni yang dipusatkan disini untuk mempersatukan kondisi masyarakat. Mudah-mudahan dengan hadirnya para petinggi TNI, Polri hari ini disini betul-betul menjadi komitmen masyakat bahwa tidak ada lagi pertikaian antara kelompok masyarakat,” kata Ilham

Wali Kota Makassar dua periode itu mengaku siap mengawal pembangunan sejumlah pos pengamanan di Jl Kandea. “Kalau masih ada keributan, harus ada penindakan yang tegas oleh aparat kepolisian dan penegakan hukumnya harus jalan. Untuk pembangunan pos polisi yang didalamnya ada TNI Polri dan Satpol PP akan kita kawal,” tutup Ilham.


Penulis: Ahmad Radi
Editor: Azis Kuba