RABU , 17 OKTOBER 2018

HUT ke-674 Sidrap, RMS Jadikan Sidrap Kabupaten Unggul

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 17 Februari 2018 09:35
HUT ke-674 Sidrap, RMS Jadikan Sidrap Kabupaten Unggul

Bupati Sidrap, Rusdi Masse. ist

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-674 Kabupaten Sidrap digelar hari ini, Sabtu (17/2/2018). Upacara akan dipusatkan di halaman Kantor SKPD Sidrap, Jalan Harapan Baru, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.
Diusianya yang ke-674, Kabupaten Sidrap dibawah kepemimpinan H. Rusdi Masse telah mencatat sejumlah prestasi yang membanggakan. Selama menjabat Bupati Sidrap Hampir 2 periode, Rusdi Masse telah meraih sekitar 130 lebih penghargaan dari berbagai sektor.
Penghargaan ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh orang nomor satu di Sidrap ini dalam mendorong sektor-sektor yang pro rakyat . Sehingga tidak mengherankan pula jika Sidrap selain angka kemiskinannya terendah, pertumbuhan ekonominya juga melampaui laju pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional.
Banyaknya penghargaan yang dipersembahkan Rusdi Masse bagi masyarakat Sidrap, menjadikan Sidrap semakin unggul di banding daerah lain, sehingga tidak heran, jika selama beberapa tahun terakhir, Sidrap menjadi pusat kunjungan studi banding dari berbagai daerah.
Selain itu, di sektor kesehatan, Sidrap menjadi rujukan nasional. Itu setelah salah satu Puskesmas di Sidrap, yakni Puskesmas Tanru Tedong masuk sebagai penerima akreditasi paripurna dan menempati posisi 5 besar tingkat nasional.
Capaian ini juga menjadikan Sidrap jadi perhatian berbagai daerah. Dan hampir semua daerah di Sulsel pernah melakukan studi banding di Sidrap, di luar Sulsel, seperti Sulbar, Sulteng juga pernah berguru di Sidrap.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perjalanan Pemerintahan Kabupaten Sidrap dibawah nakhoda Rusdi Masse selama hampir dua periode ini menunjukkan kemajuan yang patut mendapat acungan jempol.
Kerja keras dan manajemen kepemimpinan yang diterapkan RMS–sapaan akrab Rusdi Masse nampaknya mampu memacu sejumlah SKPD di jajaran Pemkab Sidrap untuk bersaing dalam meraih prestasi.
Hasilnya, hampir semua sektor, Sidrap masuk sebagai daerah yang diperhitungkan, baik ditingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Sejak awal kepemimpinannya di periode pertama tahun 2009, RMS mampu mengumpulkan aneka prestasi, diantaranya penghargaan Presiden RI kepada Kabupaten Sidrap yang telah mampu meningkatkan produksi beras di atas 5 persen, penghargaan dari Menteri Keuangan RI tentang penetapan peraturan daerah APBD tepat waktu dan penghargaan terkait peran dan partisipasi dalam meningkatkan kualitas pemuda.
Di tahun 2017, Rusdi Masse mampu mengumpulkan penghargaan sekitar 20 lebih penghargaan diantaranya, Swasti Saba Wistara dari Kementerian Kesehatan, Puskesmas dengan akreditasi paripurna yang di raih Puskesmas Tanru Tedong Maret 2017, Penghargaan WTP dari BPK RI, termasuk penghargaan sebagai tokoh pengentas kemiskinan dan beragam penghargaan lainnya.
Dan diawal tahun 2018,  HUT Sidrap ke -674 semakin sempurna dengan kembalinya Sidrap mencatatkan diri di Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai kabupaten paling rendah angka kemiskinannya dibanding seluruh kabupaten se-Sulsel.
Data dari BPS menyebutkan, untuk akhir 2017, Sidrap di tangan RMS lagi-lagi berhasil menekan angka kemiskinan di negeri Nene Mallomo tersebut. Pada 2016 lalu, data kemiskinan di Sidrap 5,45 persen.
“Data kemiskinan itu kini turun lagi menjadi 5,32 persen. Dan tetap menempatkan Sidrap sebagai kabupaten paling rendah angka kemiskinannya di dibanding seluruh kabupaten di Sulsel,” ujar Kepala BPS Sidrap Misbahuddin, belum lama ini.
Angka kemiskinan ini, lanjutnya, merupakan data dari hasil sensus yang dilakukan BPS Sulsel pada 2017 lalu. Dengan rilis angka kemiskinan yang baru ini, maka Sidrap sudah beberapa tahun terakhir ini selalu mengukuhkan dirinya sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan paling rendah di Sulsel dan semakin menasbihkan diri RMS sebagai bupati pengentas kemiskinan di Sulsel.
Bukan hanya kemiskinan, BPS Sidrap juga merilis angka pengangguran yang turun drastis di Sidrap. Sebelumnya pada 2015-2016, angka pengangguran di setiap mencapai 6 persen. Dan pada tahun 2017 ini, turun menjadi 3 persen saja. Turunnya angka kemiskinan ini tidak lepas dari berbagai program yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sidrap di bawah komando RMS.
Selain itu, Bupati Sidrap H Rusdi Masse juga berhasil menghadirkan peradaban baru seiring dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Bumi Nene Mallomo itu.
Selain itu keberadaan sirkuit bertaraf Internasional juga menjadi ikon kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sidrap. (*)

div>