SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Hut PMI Ke-70, PMI Lutim Gelar Beberapa Item Acara

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 18 September 2015 16:25

MALILI, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka memperingati hari jadi Palang Merah Indonesia (PMI) Ke-70, PMI kabupaten Luwu Timur (Lutim) menggelar berbagai kegiatan.

Hal itu dikatakan oleh Irsal, Panitia Penyelenggara HUT PMI ke-70 Kabupaten Lutim. Disebutkan bahwa ada berbagai kegiatan yang dilakukan PMI Lutim untuk memeriahkan hari jadi PMI Ke-70.

Irsal menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan PMI Lutim bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan. “Ini dimaksudkan agar kami lebih termotivasi dalam mengabdi demi kemanusiaan dan lebih mempererat hubungan antara semua relawan PMI Kab. Luwu Timur,” katanya.

Menurut Irsal, dalam memeriahkan hari PMI Lutim, kegiatan yang dilaksanakan bakti sosial di pasar-pasar, kegiatan donor darah, lomba lari karung, lomba makan kerupuk untuk anak-anak, lari kelereng, lari balon dan memasukkan pensil dalam botol.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat menciptakan kekompakan anak PMI Lutim dan saling kerja sama sekaligus memberikan pembelajaran tentang kemimpinan melalui permainan,” ungkap ketua KSR Markas PMI Lutim ini.

Sebagai rangkaian HUT PMI ke-70 Lutim, dilaksanakan upacara bendera di lapangan Merdeka, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Ketua PMI Lutim, Muh. Thoriq Husler mengatakan, pihaknya berupaya mengajak kalangan muda untuk terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan PMI. Bagaimanapun, katanya, keberadaan PMI telah dikenal luas di masyarakat, sehingga harus mengedepankan sikap professional dan pelayanan yang berkualitas.

“Tujuh puluh tahun PMI mengabdi untuk kemanusiaan, untuk masyarakat, dan selalu memberikan pelayanan demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik di masa datang. Ini merupakan impian bersama agar pelayanan yang diberikan PMI semakin professional dan berkualitas,” ungkap Husler saat memberikan sambutan.

Menurut Husler, PMI sebagai organisasi kemanusiaan, punya kelahiran yang bertaut hanya sebulan dengan momen kemerdekaan. Hal tersebut selayaknya menempatkan PMI dalam memberi warna terhadap semangat pelayanan kepada kemanusiaan.

“PMI lahir hanya selisih satu bulan setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, semangat kemerdekaan senantiasa mewarnai semangat pelayanan kemanusiaan PMI kepada masyarakat yang tentunya akan terus berkembang sesuai dengan kapasitas PMI dan kebutuhan kekinian,” ujar Thoriq Husler.

Dia menambahkan, di Lutim, PMI masih terbilang baru. Tetapi dengan usia yang muda, PMI Lutim sudah menunjukkan prestasi dengan mengirimkan perwakilan ke malaysia untuk mengikuti lomba IMEREX (Internasional Major Incindent Response Exercise) dan berhasil menjadi juara I Hydrochalange.

“Kita boleh berbangga diri. Di usia yang masih belia, kita sudah bisa memperoleh prestasi dengan mengikuti lomba IMEREX di malaysia dan kita berhasil memperoleh juara 1 Hydrochalange. Saya berharap ke depannya, PMI Luwu Timur bisa lebih berprestasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Husler.

Upacara dalam ranga HUT PMI ke-70, dihadiri komponen PMI seperti PMI, KSR, TRS dan pembina PMR semua sekolah di kabupaten Luwu Timur. Dalam kesempatan itu, Husler meniup lilin sebagai tanda hari jadi ke PMI ke-70.


Tag
  • HUT PMI
  •  
    div>