MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

HUT Polantas ke-60, Kesadaran Masyarakat Berkendara sangat Rendah

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 22 September 2015 17:29

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Di hari Ulang tahun Polisi Lalulintas (Polantas) yang ke-60, Polantas Polres Luwu Utara melaksanakan syukuran yang dilaksanakan di Kantor Polres Luwu Utara, Selasa (22/9). Peringatan HUT Polantas ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan, antara lain sosialisasi aturan Berlalulintas, pemasangan ‘papan bicara’, serta sosialisasi di sekolah-sekolah.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Muhammad Endro, dalam peringatan HUT Polantas tersebut, membacakan sambutan serentak Kapolri. Dalam sambutan itu disebutkan bahwa ada dalam tahapan ketiga grand strategi Polri 2015-2019, yakni wujudkan tugas unggulan, sebagai komitmen Kepolisian Lalulintas untuk memberikan untuk selalu dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Karenanya, HUT ke-60 Polantas mengambil tema “Melalui Revolusi mental, polisi Lalulintas siap memantapkan Solidaritas dan profesionalisme guna mewujudkan Kamseltibcarlantas dan pelayanan prima yang bebas dari KKN”. Dengan tema tersebut, kata Kapolri, Polisi Lalulintas akan terus berupaya mewujudkan amanah yang terkandung di dalamnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menekankan kepada segenap anggota Polantas agar meningkatkan kemampuan dan kinerja kesatuan dengan berpedoman pada program program unggulan lalulintas Polri. Hal itu bertujuan untuk menjadikan polisi lalulintas lebih melayani, proaktif,transparan dan akuntabel dengan berdasarkan kaidah taat hukum. Selain itu, diingatkan pula agar anggota Polantas lebih meningkatkan kekompakan dan solidaritas di jajaran kepolisian lalulintas, dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat, lakukan penegakan hukum secara profesional, obyektif dan akuntabel.

Sementara, Kasat Lantas Polres Luwu Utara AKP R. Sumartono yang dikonfirmasi terkait tingkat kecelakaan Lalulintas dan angka kematian akibat kecelakaan lalulintas yang tinggi di Lutra, mengakui bahwa tingkat kecelakaan yang meningkat di tahun 2015. Demikian pula jumlah kematian akibat kecelakaan lalulintas.

“Tingkat kecelakaan lalulintas di Luwu Utara, untuk tahun ini mengalami peningkatan yang sangat drastis. Ini diakibatkan kesadaran berlalulintas masyarakat yang sangat kurang. Padahal kita sudah sering melakukan sosialisasi dan pemasangan informasi tentang aturan lalulintas dan sosialisasi peningkatan kesadaran berkendara. Di tambah lagi, penerangan jalan umum di Luwu Utara sangat minim, sementara kecelakaan sering terjadi pada malam hari,” jelasnya.

Untuk meminimalisir angka kecelakaan lalulintas, Sumartono mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemasangan ‘papan bicara’ tentang informasi aturan lalulintas, meningkatkan patroli, dan melakukan operasi rutin. “Tetapi kita akui memang tingkat kesadaran masyarakat yang memang sangat minim dalam hal kesadaran berlalu lintas,” tandasnya.


Tag
  • HUT Polantas
  •  
    div>