RABU , 21 NOVEMBER 2018

HUT Sulsel Tanpa Euforia

Reporter:

Al Amin Malliuri

Editor:

Iskanto

Jumat , 19 Oktober 2018 10:45
HUT Sulsel Tanpa Euforia

Nurdin Abdullah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Beda pemimpin beda rasa, mungkin begitulah yang menggambarkan pemimpin baru Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) kala dirinya didaulat menjadi Gubernur Sulsel lima tahun kedepan.

Di Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel ke 349 yang jatuh pada hari ini, Jum’at (19/10) tak ada euforia. Berbeda dengan perayaan HUT tahun-tahun sebelumnya di era kepemimpinan mantan Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo. HUT Sulsel 348 dilaksanakan sangat meriah.

Nurdin menyatakan HUT Sulsel kali ini tak menggelar perayaan yang sangat ueforia. “HUT Sulsel tetap kita sambut tapi dengan cara sederhana. Puncak HUT Sulsel hanya kita adakan dengan rapat paripurna di Kantor DPRD Sulsel,” kata Nurdin.

Alasannya, kata mantan Bupati Bantaeng dua periode ini tidak menggelar HUT Sulsel semeriah tahun-tahun sebelumnya karena Pemprov Sulsel masih berduka atas musibah bencana alam yang menimpa Palu, Sigi, Donggala, dan Lombok. “Saat ini kita masih berduka,” ujarnya.

“Kondisi seperti saat ini kita sebaiknya menyiapkan logistik. Dan sama-sama mengurangi beban saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana alam,” jelas NA.

Selain itu, NA menekankan, peringatan HUT juga harus menjadi momen untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah berjasa kepada provinsi ini.

Sementara itu, Pj Sekda Sulsel, Ashari Faksirie Radjamilo yang juga selaku Ketua Panitia HUT Sulsel, menjelaskan, hari jadi Sulsel hanya akan diisi dengan beberapa kegiatan.

Menurutnya, konsep perayaan HUT Sulsel tahun ini akan mengedepankan efisiensi anggaran, sederhana, dan merakyat. Yang paling inti adalah rapat Paripurna di DPRD Sulsel yang dilaksanakan pada 19 Oktober (hari ini), bertepatan dengan puncak HUT Sulsel.

“Kalaupun ada beberapa kegiatan yang digelar OPD, itu merupakan rangkaian hari jadi. Kami tetap menghargainya,” ungkap Ashari.

Dia mengemukakan, perhelatan HUT Sulsel dikemas sederhana sebagai bentuk empati bagi masyarakat Palu yang baru saja ditimpa musibah gempa. Selain Paripurna, Pemprov Sulsel juga menggelar zikir dan doa bersama yang dilaksanakan 12 Oktober lalu.

“Selain mendoakan keselamatan Sulsel kita juga berdoa dan berzikir untuk masyarakat Palu,” ungkapnya.

Sebagai rangkaian HUT Sulsel, ada beberapa OPD yang menggelar kegiatan untuk menyemarakkan. Misalnya Fashion Karnaval oleh Dinas Perindustrian, Launching Samsat Mobile Banking oleh Badan Pendapatan Daerah, serta tes urine oleh Satpol PP. (*)


div>