SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

I Putu Sudiartana Divonis 6 Tahun, KPK Legowo

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 15 Maret 2017 12:49
I Putu Sudiartana Divonis 6 Tahun, KPK Legowo

Ilustrasi. foto: net

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta atas mantan Anggota Komisi III Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana. Keputusan itu dibuat setelah tujuh hari vonis enam tahun penjara dijatuhkan pada 8 Maret 2017 lalu.

“Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mengusulkan menerima putusan tersebut karena vonis yang dijatuhkan dipandang sudah proporsional dengan tuntutan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (15/3).

Selain itu, KPK juga menyambut baik pidana tambahan yang dijatuhkan hakim kepada Putu. “Dan hakim mengabulkan pencabutan hak politik,” ujar Febri.

Pada 8 Maret lalu, Putu dijatuhi pidana penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Vonis itu lebih ringan tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menuntutnya dengan hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan

Putu juga dijatuhi pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama lima tahun setelah pidana pokok selesai dijalankan.

Putu dinyatakan terbukti melanggar Pasal 12 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Selain itu, Putu dinyatakan terbukti melanggar Pasal 12 B UU Tipikor.

Hakim menyatakan I Putu Sudiartana telah terbukti menerima suap sebesar Rp500 juta dari pengusaha Yogan Askan dan Kepala Dinas Prasarana dan Sarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Pemprov Sumbar Suprapto.

[NEXT-RASUL]

Suap itu diberikan untuk menggerakkan Putu selaku anggota DPR membantu pengurusan penambahan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) kegiatan sarana dan prasarana penunjang untuk Sumatra Barat pada APBN-P 2016.

Putu Sudiartana juga dinyatakan terbukti menerima hadiah atau gratifikasi sebesar Rp2,7 miliar dari sejumlah pihak. Di antaranya dua kawan Putu yaitu Salim Alaydrus dan Mustakim, serta ajudan Wakil Ketua MPR RI, EE Mangindaan bernama Ippin Mamonto.

Selain itu Putu terbukti menerima uang SGD 40 ribu yang ditemukan dalam penggeledahan setelah operasi tangkap tangan. (jpg)


div>