SABTU , 17 NOVEMBER 2018

IAS Siap Terdepan! Ini Paslonnya di Pilkada Makassar

Reporter:

Editor:

Lukman

Jumat , 25 Agustus 2017 16:54
IAS Siap Terdepan! Ini Paslonnya di Pilkada Makassar

Andi Rachmatika Dewi (kiri) dan Syamsu Rizal (kanan) makin menguat berpaket di Pilwalkot Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bakal Calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menegaskan telah mendapatkan restu dari mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) untuk bisa berpaket dengan Ketua DPD NasDem Makassar, Andi Rachmatika pada Pemilihan walikota Makassar 2018 mendatang.

“Kalau restu sudah ada, sisa bagaimana mendapatkan rekomendasi partai,” kata Deng Ical sapaan Syamsul Rizal saat ditemui di Swiss Bell Hotel, Kamis (24/8).

Meski telah mendapatkan restu, Sekretaris Demokrat Sulsel ini masih tetap melakukan survei seluruh kandidat yang saat ini menegaskan siap maju di Pilwali. “Kita juga tetap melakukan survei semua kandidat, dan ini semuanya nantinya akan menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal melanjutkan, saat ini masih melakukan komunikasi terhadap seluruh kandidat yang akan maju, sekaligus meningkatkan elektabilitasnya.

Karena diketahui di partai Demokrat bukan hanya dirinya yang siap maju, namun tedapat kader eksternal maupun internal lainnya seperti Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) dan Andy Arief Bulu. “Komunikasi semuanya jalan, semua kandidat kita sering melakukan komunikasi,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Makassar ini menyebutkan, bukan hanya kandidat yang dilakukan komunikasi, melainkan juga komunikasi lintas parpol. “Pastinya kita tetap menjajaki komunikasi, dan semua pengurus partai juga kita tetap jalani komunikasi,” ungkapnya.

Terkait wacananya berpaket dengan Cicu, Deng Ical menyerahkan semua keputusan ke DPP. “Sebagai kader partai siap menerima apapun keputusan,” pungkasnya.

Meski IAS disebut telah merestui Deng Ical untuk berpaket dengan ketua NasDem Makassar, Andi Rachmatika Dewi, namun Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut belum bisa mengambil keputusan. “Saya harus mengikut mekanisme partai saya (NasDem) bagaimana kebijakan dalam Pilwali nanti,” katanya.


div>