SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Ibu Ini Tidur dengan Pria Lain demi Menyelamatkan Pernikahannya

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 10 April 2017 12:01
Ibu Ini Tidur dengan Pria Lain demi Menyelamatkan Pernikahannya

ilusutrasi (Pixabay)

RAKYATSULSEL.COM – Praktek jasa menikah kontrak untuk perempuan muslim sedang marak di Inggris. Bentuknya, mereka menyediakan lelaki untuk dinikahi, melakukan hubungan seksual, kemudian bercerai. Bukan untuk senang-senang. Melainkan agar para perempuan muslim itu bisa kembali menikah dengan suami pertama mereka dengan halal.

Dilansir BBC yang melakukan penyelidikan, terungkap kalau praktek ini sudah berlangsung beberapa waktu. Salah satu “pengguna” jasa pernikahan kontrak itu adalah Farah. Perempuan ini bertemu dengan suaminya via perkenalan keluarga saat masih berusia 20 tahunan.

Keduanya kemudian punya anak. Tetapi, setelah itu, sang suami mulai bertindak kasar. ”Kali pertama itu karena urusan uang,” kata Farah kepada Asian Network BBC dan program Victoria Derbyshire.

”Dia akan menarik rambut saya dan menyeretnya. Dia pernah mencoba melempar saya keluar rumah. Ada saat-saat tertentu dia bakal marah bak orang gila,” sambungnya.

Namun, Farah berharap suami akan berubah. Tetapi, tidak. Dalam satu pertengkaran yang hebat, suami mengucapkan talak via SMS. ”Saya sedang bersama anak-anak dan dia di kantor. Kami bertengkar via SMS. Setelah beberapa saat dia mengirimkan kata, talak, talak, talak,” ujarnya.

Tiga kali talak dalam Islam artinya suami menceraikan istrinya. ”Saya tunjukkan SMS itu kepada ayah saya dan dia bilang kalau pernikahan saya sudah berakhir. Saya tidak boleh lagi kembali kepadanya,” sambung Farah.

Namun, Farah tidak ikhlas. Dia mau kembali ke suami. ”Dia adalah cinta dalam hidup saya,” katanya. Sang suami juga menyatakan menyesal sudah mengatakan kata talak.

Kenyataan itu membuat Farah mencari praktek halala. Praktek itu dijalankan beberapa kaum muslim minoritas yang menerapkan konsep talak tiga kali. Mereka meyakini, halala adalah cara satu-satunya bagi pasangan yang sudah berpisah karena talak namun ingin bersama dan menikah lagi.

Caranya? Dengan menikahi lelaki lain, tidur dengannya, bercerai, dan kemudian menikah lagi dengan suami “asli.” Praktek itu sangat merugikan perempuan. Karena berisiko ekploitasi finansial, diteror, bahkan mendapatkan kekerasan seksual.

Tetapi, praktek itu ada nyatanya. BBC mencoba menggunakan jasa itu. Via Facebook, seorang lelaki mengiklankan dirinya menerima jasa halala. Caranya, calon klien perlu membayar GBP 2.500 (setara Rp 41,1 juta), berhubungan seks dengannya demi “sah-”nya pernikahan, kemudian menceraikan klien tersebut.

Disebutkan lelaki itu, dia punya beberapa rekan yang juga bekerja sama dengannya. ”Kami tidak akan menceraikan klien kecuali prosedur halala sudah lengkap,” katanya. Kalimat lengkap itu merujuk pada, pembayaran dan hubungan seksual.

Dan, Farah, menggunakan jasa halala tersebut. ”Saya tahu beberapa perempuan yang menjalani praktek ini. Mereka bahkan mendapat dukungan keluarga,” katanya. Ditambahkan Farah, praktek halala sudah berlangsung lama.

”Akad nikah biasanya dilakuakn di masjid. Kemudian, di lokasi yang sama ada kamar tidur tempat mereka melakukan hubungan seksual.” Meski demikian, Dewan Syariah Islam di London Timur menentang keras praktek ini.

”Itu adalah pernikahan palsu. Tak lebih dari mencari uang dan menyiksa orang tidak berdaya,” kata Khola Hasan dari Dewan Syriah Islam London. ”Itu haram dan dilarang!”(BBC/tia)


Tag
  • nikah
  •  
  • pernikahan
  •  
    div>