JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Ichsan Yasin Limpo Kembali Tegaskan Komitmennya Tak Wajibkan Seragam Sekolah

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 22 Maret 2018 20:15
Ichsan Yasin Limpo Kembali Tegaskan Komitmennya Tak Wajibkan Seragam Sekolah

Kandidat Gubernur Sulsel nomor urut 4, Ichsan Yasin Limpo saat menggelar kampanye di Selayar.

SELAYAR, RAKYATSULSEL.COM – Perhatian Kandidat Gubernur Sulsel nomor urut 4, Ichsan Yasin Limpo terhadap peningkatan kualitas pendidikan tak perlu diragukan.

Setelah sukses menjadikan Kabupaten Gowa sebagai salah satu kiblat penerapan pendidikan gratis di Indonesia, kini pasangan Andi Mudzakkar (Cakka) bakal fokus meningkatkan kualitas pendidikan secara merata tanpa pungutan di Sulsel.

Melalui program subsidi pendidikan Rp1,5 triliun per tahun, Ichsan sangat optimistis jika kualitas pendidikan bisa jauh lebih baik kedepannya. Apalagi ada peningkatan alokasi anggaran untuk murid SD, siswa SMP dan SMA, maupun negeri dan swasta.

Tak hanya itu, guna meringankan beban orang tua siswa, pasangan yang maju melalui Koalisi Rakyat ini, juga berkomitmen untuk tidak mewajibkan seragam sekolah.

“Jika atas izin Allah, kami terpilih di Pilgub Sulsel, maka Pergub pertama yang akan saya tandatangani, yakni tidak mewajibkan seragam sekolah,” ujar Ichsan yang kembali mempertegas komitmennya itu saat kampanye tertutup di Selayar, Kamis (22/3/2018).

Ichsan yang juga doktor hukum pendidikan di Unhas, menekankan, salah satu alasan kenapa tidak mewajibkan seragam sekolah, karena selama ini seragam siswa memberatkan orang tua. Apalagi, ada sekolah hingga mewajibkan empat seragam yang berbeda.

“Kenapa kami ingin menerapkan ini, karena selain bisa meringankan beban orang tua siswa, juga alasannya karena yang mau sekolah bukan seragamnya. Bukan sepatunya, bukan tasnya. Tapi otaknya,” tegas Ichsan yang disambut aplaus dan yel yel Appakabaji.

Bukan hanya itu, di negara-negara maju yang sistem pendidikannya jauh lebih baik, seperti di Finlandia, juga tidak mewajibkan seragam sekolah. (**)


div>