KAMIS , 13 DESEMBER 2018

ICMI-Pemkot Matangkan Program Beasiswa Cerdas

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

doelbeckz

Selasa , 01 Agustus 2017 10:30
ICMI-Pemkot Matangkan Program Beasiswa Cerdas

Ketua ICMI Sulsel Prof Arismunandar bertemu Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal di Gedung Balaikota Makassar, Senin (31/7). foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulsel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, sedang mematangkan rencana program Beasiswa Cerdas. Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi putra putri Sulsel, agar dapat melanjutkan pendidikan S2 dan S3 ke luar negeri.

Arismunandar mengatakan, program Beasiswa Cerdas yang diluncurkan ICMI Sulsel, bertujuan untuk membantu putra putri Sulsel agar dapat memperoleh beasiswa studi keluar negeri, dengan dukungan berbagai sponsor. Baik dari pihak swasta maupun pemerintah.

“Saat ini, banyak beasiswa yang telah disiapkan oleh berbagai sponsor, baik dari pihak swasta maupun pemerintah. Namun, akses putra putri Sulsel terbatas dikarenakan terkendala pada beberapa faktor semisal dari segi bahasa. Untuk itu, ICMI menyelenggarakan program pendampingan untuk memberikan pelatihan agar peluang mereka semakin terbuka,” kata Arismunandar, saat menemui Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, di ruang kerjanya, Gedung Balaikota Makassar, Senin (31/7).

Hingga saat ini, lanjut Arismunandar, putra putri Sulsel yang telah mendaftar untuk mengikuti program Beasiswa Cerdas telah mencapai 699 peserta. Sebagai tahap awal, akan diberikan pendampingan pada 100 peserta sesuai dengan peringkat teratas.

“Diharapkan program ini dapat berjalan lebih maksimal, terutama jika kami dapat bersama dengan pemerintah,” ujarnya diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (1/8).

Sementara, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, sangat mendukung seluruh bentuk pelaksanaan program Beasiswa Cerdas ICMI Sulsel tersebut. Program ini diharapkan mampu membuka peluang yang lebih besar kepada putra putri Sulsel, untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Membangun peradaban suatu bangsa, tentu dengan memperhatikan pendidikan generasi penerusnya,” ujarnya. (***)


div>