KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Idris Sekeluarga Raih Award dari Parepos

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 28 September 2015 11:55
Idris Sekeluarga Raih Award dari Parepos

Putra bungsu Idris Syukur, Andi Ghiyats Idris mencium tangan salah satu komisaris Parepos saat mewakili ibunya menerima penghargaan di puncak HUT Parepos di Parepare, Minggu (27/9) malam. (IST)

PAREPARE,RAKYATSULSEL.COM – Momentum Parepos Awards yang diberikan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 15 koran terbesar di kawasan Ajattapareng, Minggu (27/9) malam, terasa spesial bagi keluarga Bupati Barru 2010-2015, Andi Idris Syukur.

Bagaimana tidak, bukan hanya Idris Syukur yang dinobatkan sebagai tokoh pelopor pembangunan investasi bersama enam kepala daerah lainnya. Karena dua anggota keluarganya yang lain mendapatkan penghargaan di kategori berbeda.

Istri Idris, Andi Citta Mariogi, mendapat penghargaan atas jasa dan konstribusinya dalam menggerakkan perempuan menjadi kreatif dan mandiri. Tak heran bila Ketua Pembina Majelis Taklim Barru tersebut dianugerahkan sebagai tokoh penggerak perempuan kreatif.

Andi Citta dianggap punya kepedulian tinggi, sekaligus terlibat langsung menggerakkan perempuan menjadi kreatif, baik saat menjadi Ketua PKK Barru, Ketua PAUD, maupun intens membina, sekaligus mempelopori terbentuknya majelis taklim di setiap dusun, maupun di setiap SKPD selama tujuh tahun terakhir.

Sementara itu, putra Idris Syukur, Andi Mirza Riogi, dikenal peduli terhadap pembangunan kepemudaan. Lewat kepemimpinannya di Karang Taruna Barru, suami Qanizah tersebut diganjar penghargaan sebagai tokoh pemuda inovatif.

Anggota DPRD Sulsel itu, banyak mendorong pemuda untuk lebih kreatif dan mandiri, sekaligus mengarahkan kegiatan-kegiatan kepemudaan yang bernilai positif, dan mengasa kemampuan, serta bakat yang dimiliki para generasi muda di Barru.

Andi Citta yang tidak menduga dirinya mendapat penghargaan di saat tidak lagi menjabat sebagai Ketua PKK Barru. Namun dia tak lupa menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Baginya, penghargaan itu menjadi spirit tersendiri untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

“Saya tentu berterima kasih kepada Parepos atas penghargaan ini. Meskipun sebenarnya, ada atau tidak ada penghargaan, tapi sudah menjadi kewajiban untuk terus memberikan konstribusi terhadap daerah, terutama bagi saya mendorong perempuan lebih kreatif dan mandiri,” terang Andi Citta.

Sekadar catatan, semenjak Andi Citta menjadi Ketua PKK Barru dan Ketua PAUD, perhatian ke pendidikan anak usia dini tergolong sangat besar. Itu terbukti, hampir semua dusun di kabupaten penghasil udang terbesar di dunia itu sudah memiliki PAUD.

Selain itu, Andi Citta yang juga Ketua Forum Kajian Cinta Al-quran (FKCA) juga tak henti-hentinya memperhatikan keberadaan majelis taklim. Itu tercermin, selama enam tahun terakhir, kelompok majelis taklim terus menjamur, dan sebagian besar intens membuat pengajian rutin, dan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

 


div>