SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Idrus Marham Beri “Lampu Hijau” Aru

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 19 Desember 2016 14:31
Idrus Marham Beri “Lampu Hijau” Aru

FAROUK M BETTA

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Dinamika politik jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang terus berkembang. Bakal calon yang akan bertarung pada event politik lima tahunan tersebut juga terus bermunculan.

Golkar merupakan salah satu partai yang selalu mendorong kader internalnya di Pilkada. Khusus untuk Pilwalkot Makassar, beringin punya stok kader yang bisa diusung seperti Haris Yasin Limpo, Farouk M Betta, hingga Wahab Tahir.

Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan setiap kader memiliki hak yang sama untuk maju dan bertarung pada event politik. Menurutnya, hal itu adalah sebuah ambisi yang wajar setiap kader.

“Tidak ada yang salah ketika ada kader Golkar yang menyatakan diri akan maju pada event politik seperti Pilwalkot. Saya pikir, itu sah-sah saja. Dengan catatan mesti taat dan patuh pada aturan dalam partai,” kata Idrus.

Meski demikian, Idrus mengingatkan bahwa Golkar adalah partai yang taat pada aturan yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART). Dengan demikian, kata dia, untuk mengusung calon pada Pilkada itu ada mekanisme yang mesti dilalui.

“Tentu tidak serta merta kader yang siap maju itu akan langsung diusung oleh partai, ada tahapan dan mekanisme yang mesti dilalui. Karena kan partai dalam mengusung kader pada Pilkada itu harus menang, untuk apa kita mengusung kalau tidak bisa menang, iya kan,” jelasnya.

Adapun ketika ditanya mengenai peluang Farouk M Betta untuk diusung Partai Golkar di Pilwalkot mendatang, Idrus mengatakan tidak ada yang tidak mungkin. Menurutnya, hal itu sangat tergantung juga dari kinerja Farouk dalam melaksanakan kegitan partai di Kota Makassar.

[NEXT-RASUL]

“Saya mesti kembali tekankan bahwa suara Golkar itu adalah suara rakyat. Olehnya itu ketika masyarakat Kota Makassar menginginkan hal itu, maka tentu peluang Pak Farouk ini akan terbuka,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Idrus meminta kepada Farouk untuk bekerja secara maksimal dalam membangun dan mengkonsolidasikan Partai Golkar di Makassar. Menurutnya, salah satu caranya adalah melakukan koordinasi dan kerjasama kepada seluruh pihak guna mensolidkan kader Goklar secara internal maupun eksternal.

“Saya kira dengan komposisi yang baru sekarang ini di Golkar Makassar, yakni dengan formasi tri tunggal Pak Farouk, Pak Wahab sebagai sekretaris, dan Pak Mahmud sebagai Ketua Harian akan mampu bekerja secara baik dan membuat kegiatan yang spektakuler, sehingga pada akhirnya masyarakat akan menilai siapa yang pantas untuk diusung oleh Golkar di Pilwalkot Makassar,” terangnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta mengatakan, dirinya siap bekerja untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Makassar. Menurutnya, saat ini dirinya tengah melakukan verifikasi pada beberapa Pimpinan Kecamatan (Pimcam) di Kota Makassar.

“Insya Allah kita akan siap bekerja sesuai dengan amanah dan kepercayaan yang diberikan DPD I Golkar dan DPP. Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah membuat list Pimcam yang aktif dan tidak, untuk dilakukan pembenahan struktur,” ucapnya.

Selain itu, Aru–sapaan akrab Farouk M Betta mengaku akan melakukan pendekatan kepada seluruh kader DPD II Golkar Makassar untuk meretas faksi-faksi yang ada. “Saya akan melakukan pendekatan secara personal dan emosional agar seluruh kader tetap solid dalam membesarkan partai,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Adapun mengenai wacana akan maju Pilwalkot, Aru mengaku masih fokus bekerja untuk melakukan pembenahan struktur DPD II Golkar Makassar juga sebagai legislator DPRD Kota Makassar.

“Belum pi itu, nanti sajalah. Saya ini kan baru diberikan kepercayaan untuk memperbaiki struktur kepengurusan Golkar Makassar, selain itu kan saya juga sebagai anggota DPRD Kota Makassar yang mesti perjuangkan aspirasi masyarakat yang memilih saya,” pungkasnya. (ian/D)


Tag
div>