KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Ijazah IYL Jelas Keasliannya, Bawaslu Hentikan Laporan “Pembegal”

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 01 Februari 2018 10:17
Ijazah IYL Jelas Keasliannya, Bawaslu Hentikan Laporan “Pembegal”

Ichsan Yasin Limpo (IYL).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Keinginan “pembegal demokrasi” untuk menjatuhkan Ichsan Yasin Limpo (IYL) lewat ijazah dipastikan harus “gigit jari”. Pasalnya, hasil klarifikasi dan penyelidikan langsung Bawaslu, keaslian ijazah mantan Bupati Gowa itu tidak perlu diragukan lagi.

Pemberitahuan Status Laporan dari Bawaslu soal ijazah IYL. (ist)

Itu berdasar dari keterangan pihak yang berwenang, dan bukti-bukti yang didapatkan, ijazah IYL sangat jelas keasliannya. Termasuk kartu buku 1980/1981.

Penghentian kasus ini langsung ditandatangani ketiga komisioner Bawaslu, terhitung Rabu (31/1/2018) malam. Masing-masing, Laode Arumahi, Azry Yusuf dan Fatmawati, sebagai anggota.

Anggota Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf mengatakan, penghentian kasus ini diputuskan setelah mengkaji fakta-fakta dan bukti-bukti yang ditemukan saat pemeriksaan klarifikasi dari pelapor, saksi pelapor, terlapor dan lembaga pemberi keterangan.

“Dokumen ijazah SMA yang dimiliki Ichsan Yasin Limpo, kami nilai legal (asli). Ini didukung berupa bukti kartu buku 1980/1981,” kata Azry saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut dia, di daftar kartu buku itu terdapat daftar pemilik ijazah, daftar penyerahan ijazah kepada siswa, daftar nilai ijazah, foto pemilik ijazah. Sehingga keasliannya tak perlu diragukan lagi.

Selain itu, lanjut Asry, IYL dinilai terbukti terdaftar di Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas Swasta ST Dominikus Yayasan Paulus. Begitu juga legalitasnya
didukung oleh keterangan dari pihak sekolah bahwa Ijazah SMA bernomor 06.OC.oh.0175649 benar dikeluarkan di Ujung Pandang 02 Mei 1981 dengan nomor induk 87178 atas nama Ichsan Yasin.

“Pelapor itu hanya melampirkan bukti laporan fotocopy ijazah. Sementara pak Ichsan justru telah menunjukkan ke kami ijazah aslinya,” pungkas Asry.

Sekadar diketahui, IYL terus menjadi bulan-bulanan dari pembegal yang berusaha menjegalnya maju di Pilgub Sulsel. Selain berusaha menjebak di jalur parpol, mereka sempat mengganggu di jalur independen. (*)


div>