SENIN , 18 DESEMBER 2017

Ije Yakin PKS Komitmen dengan Surat Tugas

Reporter:

Iskanto

Editor:

Muh Sophian AS

Selasa , 14 November 2017 23:02
Ije Yakin PKS Komitmen dengan Surat Tugas

Legislator PKS Makassar, Iqbal Djalil foto bersama elite PDI Perjuangan Kota Makassar, di Pondok Pesantren Darul Aman, Kamis (18/5) lalu.

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Iqbal Djalil masih percaya, PKS akan membuat kejutan pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang. Meski berhembus kabar PKS akan memastikan dukungannya kepada sang petahana, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, namun Iqbal menganggap, hal itu masih jadi bahan pertimbangan DPP PKS.

“Kan kabarnya masih menunggu rekomendasi dari pusat. Pertanyaan kemudian, kenapa menunggu?,” ungkap Wakil Ketua PKS Makassar ini saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Selasa (14/11).

Apalagi, lanjut Ustad Ije sapaan akrab Iqbal Djalil, wakil dari Danny tidak memenuhi kriteria surat tugas yang telah diserahkan beberapa waktu lalu. Pasalnya, Danny hampir pasti akan menggandeng kader NasDem, Indira Mulyasari Paramastuti.

“Kan isi persyaratannya itu, diusulkan untuk ambil kader PKS. Kalau bukan kader, sebaiknya ambil dari kalangan non-politisi. Tapi nyatanya wakilnya dari politisi. Jadi kalau berdasarkan surat tugas itu, otomatis batal surat tugasnya,” paparnya.

Makanya, dia masih begitu yakin, PKS akan berpikir ulang untuk kembali mengusung kader pada kontestasi politik ke depan. Meski, dirinya pun sadar, secara elektabilitas dirinya saat ini belum mampu menjadi penantang kuat bagi sang incumbent.

“Tapi kan tidak semua PKS usung figur karena elektabilitas. Misalnya di Pilkada Takalar kemarin. Siapa yang percaya, PKS akan tetap usung kader Pak Syamsari Kitta, padahal surveinya 20 hari sebelum pendaftaran itu masih sangat rendah. Bahkan di bawah 20 persen. Tapi toh, menang juga,” jelasnya.

“Makanya saya masih optimis sampai saat ini, PKS akan hadirkan kejutan di Pilwalkot Makassar. Kita tunggu saja,” lanjut Ustad Ije.

Ia pun tak memungkiri, dirinya kini kian intens melakukan komunikasi politik dengan Syamsu Rizal. Kabar yang menyatakan ia akan digandeng oleh Deng Ical, sapaan Syamsu, tak ditampiknya.

“Kita tunggu saja nanti. Kita juga akan buatkan kejutan. Kita masih bisa bekerja 1-2 bulan ke depan. Kemungkinan itu masih sangat bisa,” terangnya. (*)


div>