RABU , 21 NOVEMBER 2018

Ikan Asap Sulsel Diekspor ke Jepang dan Korea

Reporter:

Rusman

Editor:

asharabdullah

Selasa , 13 Maret 2018 09:30
Ikan Asap Sulsel Diekspor ke Jepang dan Korea

Seorang penjual ikan di salah satu pasar tradisional. Foto: Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Hasil perikanan dan kelautan Sulsel khususnya ikan asap atau ikan kayu umumnya diekspor ke Jepang dan Korea Selatan.

Tingginya ekspor Sulsel hasil perikanan dan kelautan ini ke kedua negara Asia ini, karena kebutuhan dan permintaan yang memang sangat tinggi.

Kepala Pusat Pengendalian Mutu Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Widodo Sumiyanto di Makassar, Senin (12/3) kemarin, menjelaskan, Sulsel sangat terkenal dengan produksi ikan asapnya karena daerah ini, memang dikenal sebagai salah satu penghasil ikan terbesar di Indonesia.

Meski demikian diakui, ekspor ikan asap Sulsel memang pernah dipermasalahkan negara tujuan karena ditemukan kandungan bakteri, sehingga ditolak. Namun, bakteri ini ada karena suhu pengasapan terlalu tinggi.

“Pengasapan dengan suhu terlalu panas memang ditengarai penyebab bakteri, makanya waktu itu Jepang menolaknya,” ucap Widodo.

Ikan asap sangat diminati masyarakat di Jepang dan Korsel, maka pengusaha Sulsel lebih fokus pada kedua negara ini, meskipun ada juga permintaan dari negara lainnya.

Widodo mengharapkan, hasil perikanan Sulsel yang cukup besar khususnya ikan tongkol ini, mampu memperluas negara tujuan ekspor walaupun daerah lainnya mulai juga melakoni usaha ini.

“Ikan asap ini harus diperhatikan suhu api pengasapannya supaya tidak terjangkit bakteri. Jika hal ini tidak diperhatikan bisa ditolak oleh negara tujuan,” harapnya.

Widodo mengakui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI juga mendorong pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berperan aktif melakoni peluang ini.

“KKP RI tidak hanya mengutamakan pengusaha skala besar, tetapi UMKM perlu melibatkan diri dengan melengkapi diri dengan sertifikat yang ditentukan negara tujuan,” jelasnya. (*)


div>