SENIN , 21 MEI 2018

Iksan “Takut” Head to Head di Pilkada Jeneponto

Reporter:

Suryadi

Editor:

asharabdullah

Selasa , 12 Desember 2017 12:36
Iksan “Takut” Head to Head di Pilkada Jeneponto

Bupati Kabupaten Jeneponto, Iksan Iskandar. foto: doelbeckz/rakyatsulsel,

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bakal calon pupati incumbent yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jeneponto 2018 mendatang, Iksan Iskandar mengisyaratkan tidak ingin bertarung head to head pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Tak masalah sebenarnya, kalau saya singel pun jadi. Tapi lebih bagus banyak calon. Apalagi diprediksi ada empat kandidat yang bertarung di Jeneponto,” kata Iksan usai mengikuti Rapat Kerjda Daerah Khusus (Rakerdasus) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel di Grand Clarion Hotel, belum lama ini.

Menurutnya, belajar pada pengalaman di Pilkada Takalar 2017 lalu dimana pasangan calon incumbent ketika itu yakni Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) tumbang dari penantangnya Syamsari Kitta- Ahmad Daeng Se’re (SK-HD).

Belum lagi, kata dia, pengalaman Pilkada di luar Sulsel seperti Pilkada DKI Jakarta. Calon petahana tumbang akibat head to head pada putaran kedua yang berjalan sengit.

Oleh sebab itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Jeneponto menginginkan banyak figur yang bertarung. Dengan begitu, kata dia, dirinya akan leluasa bergerak karena saat ini sudah memiliki basis yang jelas di kabupaten penghasil Garam itu.

“Saya pribadi, kalau banyak calon makin bagus. Apalagi saya sudah punya basis yang jelas,” ungkapnya.

Namun demikian, Iksan tak ingin terburu-buru melakukan deklarasi pasangan sambil menunggu partai koalisi yang akan mengusungnya. Pasalnya, kata dia, syarat untuk maju di Pilkada Jeneponto yakni sebanyak 8 kursi dari 40 kursi yang ada di DPRD.

“Saat ini, baru Golkar 4 kursi dan PDIP 2 kursi. Tanggal 15 saya dijanji oleh Partai Gerindra untuk serahkan rekomendasi. Gerindra sendiri ini punya 4 kursi,” pungkasnya. (*)


div>