SENIN , 15 OKTOBER 2018

Ilham Azikin Beberkan Tantangan untuk Organisasi Pemuda

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Ridwan Lallo

Kamis , 22 Februari 2018 17:03
Ilham Azikin Beberkan Tantangan untuk Organisasi Pemuda

int

 

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Calon Bupati Bantaeng, Ilham Azikin diundang pada acara pelantikan pengurus Pimpinan Komisariat Ahmad Dahlan dan Djamaluddin Amien Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bantaeng, Kamis, 22 Februari.

Dalam kesempatan itu, mantan ketua KNPI Sulsel ini dipercaya memberikan pidato tentang kepemudaan.

Bagi Ilham Azikin, organisasi kepemudaan mengalami perubahan tantangan setiap tahun. Jika di era Orde lama dan Orde Baru, tantangan organisasi kepemudaan ada pada masalah ideologi, maka saat ini tantangan organisasi kepemudaan adalah globalisasi dan teknologi.

Menurut dia, tantangan ini bisa mengikis eksistensi organisasi. Wajar saja di negara-negara eropa, hampir tidak ditemukan lagi organisasi-organisasi kepemudaan yang memikirkan masalah ideologi. Yang ada hanyalah organisasi pemuda yang lebih mensupport profesi.

“Yang paling menyeramkan adalah kalau ada pemuda yang bertanya apa manfaat saya ber OKP hari ?,” ujar Ilham.

Menurut dia, era teknologi membuat informasi mengalir dengan cepat. Ini tantangan bagi Ideologi kepemudaan dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk menciptakan magnet dalam ruang kaderisasi yang berbentuk interaksi kelompok.

“Semua informasi mudah didapatkan di internet. Jika kita ingin ber IMM, cukup di kamar, kita sudah bisa paham dengan visi-misi IMM,” kata dia.

Dia menambahkan, trilogi IMM sebenarnya telah menjawab tantangan organisasi kepemudaan. Salah satu poin itu adalah terkait humanitas.

“Kita tuntaskan regiulitas, begitu juga intelektualitas. Sekarang saatnya menjadikan humanitas untuk menjadi magnet,” jelas dia.

Dia berharap kader-kader IMM bisa memperjuangkan ruang-ruang humanitas. Dia berharap IMM bisa lebih bermasyarakat lagi.

“Teman-teman harus punya magnet untuk menampung kebutuhan mahasiswa saat ini,” kata dia.

Ketua Muhammadiyah Bantaeng, Amri Pakkanna juga mengakui jika ada keraguan masyarakat terhadap mahasiswa. Menurutnya, citra mahasiswa memburuk seiring aksi-aksi unjuk rasa yang berujung anarkis.

“Di sini, IMM punya peranan penting untuk menyelamatkan akhlak manusia,” jelas dia.

Dia menambahkan, jelang Pilkada Bantaeng, dia mengaku jika IMM dan Muhammadiyah akan tetap menjaga independensinya. Menurut dia, kehadiran Ilham Azikin di acara pelantikan pengurus itu tidak ada kaitannya dengan Pilkada Bantaeng, kita ingin sharing bersama Ilham Azikin dalam tinjaun teoritis dan praktis yang dimilikinya untuk kerja IMM Bantaeng kedepan.

“Ini adalah silaturahmi yang senantiasa terjalin kapan saja,” jelas dia.


div>