SELASA , 22 MEI 2018

Imigrasi Parepare Cetuskan Program Mobile Foto Bagi Warga yang Sakit

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Selasa , 19 Desember 2017 12:06
Imigrasi Parepare Cetuskan Program Mobile Foto Bagi Warga yang Sakit

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Kantor Imigrasi Kelas II Kota Parepare mencetuskan program layanan mobile foto dan sidik jari bagi warga yang sakit. Hanya saja pelayanan yang sudah mulai diterapkan ini, masih diprioritaskan bagi Jemaah Calon Haji (JCH).

Informasi ini diungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Parepare, Letehina dalam Jumpa Pers, Selasa, (19/12/2017).

“Kita juga punya program mobile foto untuk masyarakat yang bermohon paspor, bagi warga sakit. Warga yang tidak bisa datang karena sakit akan dikunjungi di rumah sakit atau di rumahnya,” ujar Letehina, Kakanim yang baru menjabat dua bulan di Parepare ini.

Secara teknis, program ini diulas secara detail Imam Prawira, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Parepare.

“Untuk saat ini kita masih peruntukkan bagi jemaah haji karena pertimbangan kami banyak yang lansia dan sakit sehingga untuk mempermudah mereka agar tidak perlu datang ke kantor, kami yang jemput bola,” jelas Imam Prawira.

Program ini kata Imam, telah berkesuaian dengan Standar kinerja kantor Imigrasi tanpa mengganggu tahapan lain. Melalui layanan ini pula, pihak Imigrasi Parepare akan melakukan pengambilan gambar dan sidik jari di tempat warga secara offline.

“Kita menjemput bola dengan membawa perangkat seperti laptop, dan dilakukan secara offline. Nanti di kantor kita hubungkan secara online,” paparnya.

Untuk menikmati layanan mobile foto ini, warga diharapkan dapat melapor ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag).

“Jika ada laporan masuk dari Kemenag, kami langsung tindak lanjuti,” timpal Imam. (MP/nia)


div>