SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Incar Predikat ZIWBK, Polres Gowa Buat Papan Transparansi Biaya SIM

Reporter:

muchtar suma

Editor:

Arif Saeni

Kamis , 30 Agustus 2018 11:01
Incar Predikat ZIWBK, Polres Gowa Buat Papan Transparansi Biaya SIM

int

GOWA, RAKYATSULSEL. COM—– Dalam rangka memberikan pelayanan prima yang bersih dario percaloan kepada masyarakat, jajaran Satlantas Polres Gowa membuat papan informasi terkait daftar biaya administrasi dalam pembuatan SIM.

Pembuatan papan ini, juga bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi terkait biaya untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya membuat pengumuman itu sebagai bentuk transparansi.

“Ini salah satu bentuk transparansi pelayanan publik. Salah satunya pengurusan SIM, masyarakat wajib tahu tidak hanya cara pengurusannya tetapi juga biayanya. Dengan demikian bagi kami personil di dalam bisa menekan terjadinya perilaku-perilaku koruptif dan semoga dengan perubahan culture/ budaya ini, organisasi Polres Gowa bisa meraih predikat zona integritas wilayah bebas korupsi (BK),” jelasnya, Kamis 30/8.

Adapun Biaya Administrasi tersebut, didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Mulai dari pembuatan SIM baru, pengalihan golongan, hingga perpanjangan SIM/hilang/rusak dan masuk/pindah (mutasi), seluruh jumlah biaya administrasi dicantumkan dalam papan informasi tersebut.

Untuk biaya administrasi pembuatan SIM baru, yaitu :
1. SIM A/Umum : Rp 120.000
2. SIM BI/Umum : Rp 120.000
3. SIM BII/Umum : Rp 120.000
4. SIM C/CI /CII : Rp 100.000
5. SIM D/DI : Rp 100.000
6. Uji Simulator : Rp 50.000

Untuk biaya administrasi perpanjangan SIM, yaitu :
1. SIM A/Umum : Rp 80.000
2. SIM BI/Umum : Rp 80.000
3. SIM BII/Umum : Rp 80.000
4. SIM C/CI/CII : Rp 75.000
5. SIM D/DI : Rp 30.000

Polres Gowa mengharapkan, dengan adanya informasi terkait biaya dalam pembuatan SIM, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi yang percaya pada calo. (***)


Tag
div>