RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Indikasi Ujaran Kebencian di Media, Legislator Sidrap Dipolisikan Tim Doamu

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 15 Maret 2018 00:15
Indikasi Ujaran Kebencian di Media, Legislator Sidrap Dipolisikan Tim Doamu

ILUSTRASI

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidrap, Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU) keberatan dengan pernyataan Anggota DPRD Sidrap H Rahman, di salah satu Media Online, Selasa 13 Maret 2018.

Pada berita itu H Rahman diduga melakukan pencemaran nama baik kepada pasangan Dollah Mando dan Mahmud Yusuf.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Doamu, Syamsul Bahri saat ditemui media di posko pemenangan, Rabu 14 Maret 2018. Menurutnya H Rahman mengeluarkan pernyataan di media yang menjatuhkan martabat pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

“Dia (H.Rahman) terang-terangan mengatakan pasangan DOAMU sangat suka menyebar fitnah. Itukan tidak etis dan sangat tidak pantaslah anggota dewan yang terhormat menyampaikan pernyataan tersebut. Masalah ini akan kita laporkan ke polisi karena sangat merugikan dan mencederai demokrasi,” tegasnya.

Syamsul Bahri kembali menegaskan, bahwa ini yang kesekian kalinya pasangan DOAMU menjadi korban tapi malah dituduh yang tidak baik. “Kami tidak tinggal diam, ada tim pengacara yang akan mengurusnya,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat sekaligus tim DOAMU Bendoro, Haji Landadi turut angkat bicara. Dirinya mengaku menyayangkan sikap yang kurang bijak oleh seorang anggota DPRD.

“Sangat disayangkan seorang wakil rakyat mengeluarkan pernyataan yang kurang bijak di media. Apalagi langsung melakukan tindakan yang tidak terpuji dengan membawa massa ke rumah relawan salah satu pasangan kandidat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu tim Srikandi Doamu, Suharti Muhammadiyah. “Fitnah yang disampaikan oleh anggota DPRD itu seperti memutar balikkan fakta,” ungkapnya.

“Karena sudah sangat jelas sebanyak 10 orang mendatangi rumah tim relawan DOAMU, artinya sudah ada rencana pengeroyokan. Untung saja pihak kepolisian sigap melakukan langkah pengamanan sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” lanjut Srikandi Pemuda Pancasila tersebut. (**)


div>