SELASA , 11 DESEMBER 2018

Indonesia vs Korut: Menanti Pembuktian Spaso, Live RCTI

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 30 April 2018 10:26
Indonesia vs Korut: Menanti Pembuktian Spaso, Live RCTI

int

BOGOR, RAKYATSULSEL.COM – Timnas Indonesia U-23 vs Korut, laga di ajang PSSI Anniversary Cup 2018, akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (30/4), Live RCTI pukul 19.30 WIB. Luis Milla memastikan akan kembali memainkan Ilija Spasojevic.

Sejak dinaturalisasi pada 25 Oktober 2017 lalu, Ilija Spasojevic memang belum menunjukkan kontribusi maksimal untuk Timnas Indonesia. Dari 5 pertandingan yang sudah dijalani, termasuk jadi pemain pengganti di laga pembuka PSSI Anniversary Cup 2018 pada Jumat (27/4), pemain asal Bali United itu hanya mampu membubuhkan dua gol saja.

Padahal, kehadirannya diharap bisa jadi jawaban akan lemahnya lini depan Timnas Indonesia. lemahnya striker-striker lokal yang seakan menghilang dan tidak kunjung datang jadi andalan.

’’Dia (Spaso) akan saya pasang lawan Korea Utara. Saya ingin tahu kontribusinya untuk tim, perbedaannya apa ketika dia ada,’’ kata Pelatih Timnas Luis Milla.

Saat melawan Bahrain, Spaso memang baru masuk di menit ke-80 menggantikan M. Hargianto. Dia dipasang di depan bersama Lerby Eliandry kala itu. Indonesia memainkan dua striker sekaligus, strategi yang sangat jarang terlihat di era Milla. Kehadirannya cukup berpengaruh dengan terciptanya sejumlah peluang yang berasal dari umpannya.

Apalagi, pemain 30 tahun itu mengaku sangat cocok dengan strategi Milla. Didaulat jadi target man, Spaso mengatakan sangat nyaman jika dibandingkan dengan strategi di klubnya, Bali United. ’’Saya bisa berkonstribusi banyak. Jadi tembok dan fokus menyerang saja untuk cetak gol,’’ paparnya.

Karena itu, jika dipercaya turun sebagai starter ketika melawan Korea Utara, Spaso berjanji akan bermain sebaik-baiknya. Berusaha menunjukkan bawah Indonesia tidak salah memberinya paspor. Memberinya kewarganegaraan untuk membantu timnas berprestasi. ’’Saya akan ikuti instruksi pelatih dengan baik,’’ harapnya.

Dia juga sadar lawan-lawan di PSSI Anniversary Cup 2018 jauh di atas Indonesia. Apalagi Spaso akan jadi ujung tombak lawan Korea Utara, tim yang diakuinya lebih agresif dan punya kekuatan di atas lawan sebelumnya Bahrain. ’’Kami memang tidak terlalu dominan, tapi ingat kami punya senjata. Teknik dan kecepatan, kami akan manfaatkan itu,’’ tegasnya. (rid)


div>