SENIN , 10 DESEMBER 2018

Industri Fashion Meningkat Pesat di Makassar

Reporter:

Nhera

Editor:

asharabdullah

Rabu , 30 Mei 2018 12:00
Industri Fashion Meningkat Pesat di Makassar

BUSANA MUSLIM. Tiga model berpose menggunakan busana muslim di Grand Clarion Hotel & Convention Makassar, beberapa waktu lalu. Foto : ZULKIFLI/RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kota Makassar saat ini, selain terkenal dengan kuliner dan filmnya, industri fashion juga semakin meningkat.

Hal ini menandakan Makassar tak hanya terkenal ekonomi secara luas, namun ekonomi kreatif menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam memajukan ekonomi di kota Makassar.

Plt Walikota Syamsu Rizal MI saat membuka Trend Hijab & Wedding Expo 2018 di Grand Clarion Hotel & Convention Makassar, Senin (28/5), menuturkan, fashion Makassar ternyata banyak sekali produk terbaru. Batik Lontara Bugis misalnya sudah mulai mendunia. Ini menandakan Makassar sebagai salah satu pusat perekonomian di Indonesia Timur.

“Jadi kalau ada orang dari luar minta ole-ole bukan minyak gosok lagi di berikan, namun dengan bangganya kita bisa memberikan Batik Lontara Bugis karya kita sendiri,” ungkap Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal.

Tak lupa ia memberikan apresiasi ke Artpro yang telah lakukan pameran ketujuh di Makassar, yang telah memajukan industri fashion.

Sementara, Managing Director Pihinisi Hospitality Indonesia, Yusuf Sandi, menjelaskan, Trend Hijab & Wedding Expo 2018 ini, diikuti 80 peserta dengan jumlah stan atau booth sebanyak 84. Adapun yang ikut berpartisipasi adalah pelaku industri kreatif dari seluruh Indonesia.

“Berbeda dengan Trend Hijab Expo dan Wedding Expo yang biasanya diselenggarakan selama empat hari, Trend Hijab Expo kali ini berlangsung selama sepuluh hari. Hal ini didasarkan pada fenomena adanya peningkatan kebutuhan busana muslim pada bulan suci Ramadan, terutama menjelang lebaran Idul Fitri. Jadi bagi masyarakat yang ingin berburu baju lebaran dan wedding silahkan datang ke sini,” ungkapnya. (*)


div>