SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Industri Jeruk Pangkep Butuh Perhatian Pemerintah

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 05 April 2017 14:27
Industri Jeruk Pangkep Butuh Perhatian Pemerintah

Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Hj Sriwaty. foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep, menyayangkan tidak adanya perhatian untuk pengembangan industri Jeruk di kabupaten Pangkep, hal tersebut terungkap saat ekspose rencana pembangunan industri kabupaten Pangkep, di ruang rapat wakil bupati Pangkep, Selasa (4/4).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana dan tim ahli Dinas Pertanian Provinsi Sulsel Zulkifly Syamsir ini, pihak dinas berharap agar tahun depan pengembangan industri jeruk Pangkep, mendapat jatah anggaran.

Beda di tahun sebelumnya, untuk tahun ini, Dinas Pertanian terpaksa meniadakan anggaran untuk pengembangan budidaya jeruk, dikarenakan rasionalisasi anggaran yang di lakukan seluruh dinas di lingkup Pemkab Pangkep.

“Sayang jeruk kita tahun ini, terpaksa kita coret dalam anggaran, karena masalah pemangkasan, mudah mudahan dianggaran perubahan bisa kita usahakan,” tutur Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Sriwaty.

“Jadi untuk industri jeruk nanti, akan kita mulai di 2018, kita akan manfaatkan seluruh bagian jeruk pangkep, tidak hanya dagingnya saja,” jelasnya.

Saat ini jeruk Pangkep belum tersentuh ranah industri, hanya dijual dalam bentuk mentah. “Tapi semua dari jeruk itu kita akan olah, karena kita akan arahkan ke industri pengolahan, karena tanpa pengolahan, jeruk kita tidak akan maju,” jelasnya.

Jeruk Pangkep sendiri sangat berpotensi mendongkrak PAD Pangkep, dengan panen yang dilakukan dua kali dalam setahun, di atas lahan budidaya seluas 2.200 ha, yang tersebar di Kecamatan Marrang, Labakkang, dan Segeri, jeruk Pangkep mampu menghasilkan Kurang lebih 600 kontainer sekali panen, dimana dalam satu kontainer terdapat 8.000 buah jeruk.

Khusus untuk pemasaran, jeruk Pangkep yang terkenal dengan rasanya yang khas, dikirim ke wilayah Kalimantan dan Pulau Jawa, tidak terkecuali di Pulau Sulawesi. (***)

 


div>